Show simple item record

dc.contributor.authorMuhammad, Rigel Sayyidina
dc.date.accessioned2025-02-20T08:06:15Z
dc.date.available2025-02-20T08:06:15Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54923
dc.description.abstractLatar Belakang: Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan pada Maret 2019 dan Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia mencapai 27,67%. Pada tahun 2022 menunjukkan bahwa hampir 50% balita di Desa Genikan mengalami stunting. Tujuan Penelitian: Mengetahui bagaimana Persepsi Orang Tua terhadap Pola Makan pada Balita Stunting di Posyandu Balita di Desa Genikan, Kab. Magelang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Penentuan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jenis total purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara Indepth Interview atau wawancara mendalam. Hasil: Hasil penelitian didapatkan persepsi orang tua sudah cukup mengetahui pola makan yang baik pada balita khususnya dalam frekuensi dan jenis makanan. Perilaku orang tua masih ada yang tidak sesuai dengan persepsi yang dimiliki. Simpulan: Penelitian ini mendapatkan persepsi orang tua terhadap pola makan pada balita cukup baik dalam pengetahuan frekuensi dan jenis makanan yang diberikan. Persepsi orang tua dipengaruhi faktor keadaan sosial sehingga perilaku yang pemberian pola makan kepada anak masih kurang baik.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStuntingen_US
dc.subjectPersepsien_US
dc.subjectPola Makanen_US
dc.titlePersepsi Orang Tua Terhadap Pola Makan Pada Balita Stunting di Posyandu Balita di Desa Genikan, Kabupaten Magelangen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711205


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record