Fasilitas Pengolahan Sampah dan Pertanian dengan Pendekatan Permakultur Studi Kasus: Gili Trawangan
Abstract
Gili Trawangan menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah akibat meningkatnya aktivitas
pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang fasilitas pengolahan sampah dengan pendekatan
permakultur sebagai solusi berkelanjutan. Permakultur diterapkan dalam tata ruang, sistem pengolahan
limbah, serta integrasi dengan ekosistem lokal guna menciptakan siklus sumber daya yang efisien.
Metode yang digunakan meliputi analisis tapak, perancangan zonasi berbasis ekologi, serta studi
keberlanjutan material konstruksi seperti ecobrick dan kayu glulam. Hasil perancangan menunjukkan
bahwa pendekatan ini dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, memaksimalkan efisiensi energi, serta
memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan demikian, proyek ini
menjadi model pengelolaan sampah yang berkelanjutan di kawasan wisata berbasis ekologi.
Collections
- Architecture [3987]
