Hubungan Antara Hiperglikemia dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Obesitas di Puskesmas Wuryantoro
Abstract
Latar Belakang : hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah yang
berisiko menyebabkan penyakit serius seperti stroke, gagal jantung, dan diabetes.
Faktor risiko utamanya adalah obesitas, kurangnya aktivitas fisik, dan merokok. Di
Indonesia, prevalensi hipertensi mencapai 34,1% pada orang dewasa, dengan
angka tinggi di usia 45-64 tahun. Di Kabupaten Wonogiri, terutama di Kecamatan
Wuryantoro, prevalensi hipertensi juga tinggi, terutama di kalangan petani dan
nelayan. Obesitas, yang semakin meningkat di Indonesia, berhubungan erat
dengan hiperglikemia dan resistensi insulin, yang keduanya dapat memperburuk
hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara hiperglikemia
pada pasien obesitas dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Wuryantoro,
mengingat tingginya prevalensi kedua kondisi tersebut.
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan antara hiperglikemia terhadap
kejadian hipertensi pada pasien obesitas di Puskesmas Wuryanntoro.
Motode Penelitian : Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional dan proses pengambilan data penelitian dengan cara
mengambil data rekam medis yang ada di Puskesmas Wuryantoro. Besar sampel
yang digunakan sebanyak 60 sampel. Variabel bebas penelitian ini adalah
hiperglikemia dan variabel terikat yaitu kejadian hipertensi di Puskesmas
Wuryantoro. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis bivariat
menggunakan uji chi-square.
Hasil : Berdasarkan 60 sampel yang diolah, hasil analisis bivariat menggunakan
chi-square didapatkan nilai p 0.001 signifikan (p<0.05).
Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara hiperglikemia pada
pasien obesitas dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Wuryantoro.
Collections
- Medical Education [2954]
