Show simple item record

dc.contributor.authorIstiqomah, Nisa
dc.date.accessioned2025-02-18T06:56:31Z
dc.date.available2025-02-18T06:56:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54846
dc.description.abstractLatar Belakang : Osteoartritis (OA) merupakan bentuk artritis atau peradangan sendi yang sering ditemukan di masyarakat. Pada tahun 2019, sekitar 528 juta orang di dunia mengalami osteoartritis. Salah satu gangguan metabolik yang diduga berperan terhadap progresivitas OA adalah diabetes melitus. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menge hubungan antara diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian osteoatritis pada pasien non obesitas di Rumah Sakit PDHI. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analisis observasional dengan pendekatan case-control. Penelitian ini dilakukan di Poli Penyakit Dalam dan Poli Orthopedi di Rumah Sakit PDHI Yogyakarta menggunakan rekam medis pada periode 2019-2024. Penelitian dilakukan pada 40 pasien yang mengalami osteoartritis sebagai kelompok kasus dan 40 pasien non osteoartritis sebagai kelompok kontrol. Hasil : Hasil analisis didapatkan p-value = 0,017 (p-value <0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian osteoartritis adalah signifikan. Nilai OR = 3,27 (CI 95% : 1,121-8,85) yang menunjukkan bahwa pasien yang mengalami diabetes melitus tipe 2 mempunyai peluang sebanyak 3,27 kali mengalami osteoartritis. Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian osteoartritis pada pasien non obesitas.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOsteoartritisen_US
dc.subjectDiabetes Melitus Tipe 2en_US
dc.titleHubungan Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Kejadian Osteoartritis Pada Pasien Non Obesitas di Rumah Sakit Pdhien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711117


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record