| dc.description.abstract | Latar Belakang : Osteoartritis (OA) merupakan bentuk artritis atau peradangan
sendi yang sering ditemukan di masyarakat. Pada tahun 2019, sekitar 528 juta
orang di dunia mengalami osteoartritis. Salah satu gangguan metabolik yang diduga
berperan terhadap progresivitas OA adalah diabetes melitus.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menge hubungan antara diabetes
melitus tipe 2 dengan kejadian osteoatritis pada pasien non obesitas di Rumah Sakit
PDHI.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analisis observasional
dengan pendekatan case-control. Penelitian ini dilakukan di Poli Penyakit Dalam
dan Poli Orthopedi di Rumah Sakit PDHI Yogyakarta menggunakan rekam medis
pada periode 2019-2024. Penelitian dilakukan pada 40 pasien yang mengalami
osteoartritis sebagai kelompok kasus dan 40 pasien non osteoartritis sebagai
kelompok kontrol.
Hasil : Hasil analisis didapatkan p-value = 0,017 (p-value <0,05) yang menunjukkan
bahwa terdapat hubungan antara diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian
osteoartritis adalah signifikan. Nilai OR = 3,27 (CI 95% : 1,121-8,85) yang
menunjukkan bahwa pasien yang mengalami diabetes melitus tipe 2 mempunyai
peluang sebanyak 3,27 kali mengalami osteoartritis.
Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara diabetes melitus tipe 2 dengan kejadian osteoartritis pada pasien non obesitas. | en_US |