| dc.description.abstract | Latar Belakang: Street food merupakan berbagai jenis makanan dan minuman
siap saji yang dijual dan dimasak oleh pedagang kaki lima di tempat umum,
utamanya di jalanan dan dapat langsung dikonsumsi oleh pembelinya. Street food
banyak digemari kalangan dewasa muda, mengandung tinggi energi, lemak, gula
dan kalori tetapi rendah kandungan serat serta nutrisi. Kandungan energi dan
lemak yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas sentral,
sedangkan kandungan natrium yang tinggi dalam street food dapat meningkatkan
volume darah dalam tubuh dan meningkatkan risiko terjadinya hipertensi.
Berdasarkan latar belakang di atas, perlu dilakukan analisis mengenai tingkat
kekerapan konsumsi street food terhadap lingkar pinggang dan tekanan darah.
Tujuan Penelitian: Mengetahui adanya hubungan kekerapan mengonsumsi street
food dengan lingkar pinggang dan tekanan darah pada mahasiswa Fakultas
Kedokteran Universitas Islam Indonesia.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional desain
cross sectional menggunakan data primer mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran
Universitas Islam Indonesia yang diseleksi menggunakan teknik purposive
sampling dimana besar sampel sejumlah 58 yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Variabel penelitian yaitu variabel bebas berupa lingkar pinggang dan
tekanan darah, sedangkan variabel terikat adalah kekerapan konsumsi street food.
Analisis data menggunakan analisis univariat yaitu tabel distribusi frekuensi,
analisis bivariat yaitu uji Fisher Exact dan Independent Sample T-Test.
Hasil: Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kekerapan
konsumsi street food kategori makanan berat (p = 0,000) dan makanan ringan (p
= 0,000) dengan obesitas sentral. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan
antara kekerapan konsumsi street food (makanan berat p = 0,253, makanan ringan
p = 0,090, minuman p = 0,577, buah p = 0,463) dengan tekanan darah.
Simpulan: Terdapat hubungan antara kekerapan konsumsi street food dengan
lingkar pinggang pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam
Indonesia. | en_US |