Hubungan Kelengkapan Status Imunisasi dan Status Gizi Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita di Puskesmas Ngaglik 2
Abstract
Latar Belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian
Balita di dunia. Beberapa faktor risiko seperti status imunisasi dan status gizi dapat
berkontribusi terhadap kejadian pneumonia. Di Puskesmas Ngaglik 2, angka
kejadian pneumonia pada Balita masih cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan kelengkapan status imunisasi dan status gizi terhadap
kejadian pneumonia pada Balita.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel
sebanyak 52 Balita yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dari rekam
medis Puskesmas Ngaglik 2 periode 2022–2024. Analisis data dilakukan secara
deskriptif, bivariat menggunakan uji Spearman, dan multivariat menggunakan
ANOVA serta Post Hoc Bonferroni.
Hasil: Mayoritas Balita memiliki status gizi baik (52%) dan status imunisasi tidak
lengkap (56%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat
hubungan signifikan antara kategori diagnosis dengan status imunisasi (p = 0,156)
maupun status gizi (p = 0,221). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa
kategori diagnosis tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap status gizi (p =
0,292) maupun status imunisasi (p = 0,526).
Simpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara kelengkapan status
imunisasi dan status gizi terhadap kejadian pneumonia pada Balita di Puskesmas
Ngaglik 2. Intervensi kesehatan perlu difokuskan pada faktor risiko lain, seperti
lingkungan dan kebiasaan hidup sehat, untuk menurunkan angka kejadian
pneumonia.
Collections
- Medical Education [2954]
