Show simple item record

dc.contributor.authorNANDIWARDHANA, MUHAMMAD FAISAL
dc.date.accessioned2025-02-17T04:48:29Z
dc.date.available2025-02-17T04:48:29Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54818
dc.description.abstractSalah satu kebutuhan hidup yang utama yaitu kebutuhan akan air bersih, sumber utama air yang berupa hujan. Namun, pada kondisi tertentu air bisa bersifat tak terbarukan,. Di Indonesia sendiri tingkat kehilangan air rata-rata adalah sebesar 32,75%. Angka tersebut masih tinggi apabila dibandingkan dengan target nasional yaitu <20%.. Pengukuran kebocoran air bersih di kampus terpadu Universitas Islam Indonesia ditujukan untuk mengetahui lokasi dan debit kebocoran air bersih dan juga untuk mengetahui efisiensi penggunaan air bersih yang ada di kampus terpadu Universitas Islam Indonesia. Universitas Islam Indonesia memiliki dua sumur dalam yang memiliki kapasitas 4 m3 / jam dan 9 m3 / jam dengan total 13 m3/ jam yang dimana diolah pada Instalasi Pengolahan Air Minum yang berada di kampus terpadu Universitas Islam Indonesia. Penelitian yang dilakukan merupakan pengambilan sampel air dengan mengukur kebocoran air yang dilakukan di semua titik keran yang ada di kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia meliputi semua gedung dan juga taman yang ada di lingkungan Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia. penelitian ini menggunakan metode pengukuran volumetri, dimana pada keran yang mengalami kebocoran ditampung dalam gelas ukur dengan durasi 1 menit pada setiap kerannya. Hasil pengukuran dan perhitungan kebocoran yang terjadi di Universitas Islam Indonesia terdapat 1079 kran dimana 998 kran tidak bocor dan 81 kran bocor. Banyaknya kebocoran tersebut terhitung pada setiap bulannya sebesar 173,932 m3/bulan, dan pada setiap tahunnya sebesar 2116,171 m3/tahun. Sehingga persentase debit kebocoran yang terjadi adalah 1,9% dari total kapasitas air yang didapatkan dari dua sumur yang berada di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia. Berdasarkan hasil perhitungan maka tagihan air untuk kebocoran yang terjadi di Kampus terpadu Universitas Islam Indonesia pada setiap bulannya sebesar Rp 1,456,903.00, dan tagihan air untuk setiap tahunnya sebesar Rp 17.482.836,00en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKerugianen_US
dc.subjectKranen_US
dc.subjectKebocoran Airen_US
dc.titleAnalisis Kebocoran Air Bersih di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17513150


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record