Show simple item record

dc.contributor.authorNugraha, Muhammad Daffa
dc.date.accessioned2025-02-17T04:42:10Z
dc.date.available2025-02-17T04:42:10Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54816
dc.description.abstractMenurunnya efektivitas kinerja mesin boiler pada perusahaan PT. Ciomas Adisatwa ini disebebkan karena adanya faktor breakdown loss. Breakdown loss merupakan kerugian yang akan dialami perusahaan karena mesin yang berhenti bekerja. Hal tersebut terjadi karena sebagian besar komponen mesin sudah lama, sehingga mesin dapat mengalami kebocoran yang mengakibatkan berhentinya produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah dan juga memberikan solusi terbaik. Maka dari itu dilakukan analisis overall equipment effectiveness (OEE) dan six big losses. Pada analisis overall equipment effectiveness (OEE) didapat nilai rata rata sebesar 48,18 yang belum mencukupi standar nilai dari Japan Institute of Plant Management. Pada analisis six big losses didapatkan bahwa faktor utama menurunnya efektivitas ada pada breakdown loss dengan nilai sebesar 53%. Maka dari itu diperlukan perbaikan berupa autonomous maintenance sehingga diharapkan perusahaan mampu untuk memberikan pelatihan terhadap operator serta dapat melakukan perbaikan jika diperlukan. Kondisi mesin juga perlu untuk diperhatikan jika perlu adanya pergantian part dan perusahaan diharapkan mampu menyediakan suku cadang agar dapat mengurangi idle time mesin boiler.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOEEen_US
dc.subjectSix Big Lossesen_US
dc.subjectBreakdown Lossen_US
dc.titleAnalisis Efektivitas Mesin Boiler Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses di PT. Ciomas Adisatwaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19522313


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record