Peran Motivasi Internal dan Eksternal Terhadap Kejujuran Pelaporan Penganggaran dengan dimoderasi Machiavellianisme, Pengendalian Manajemen dan Fairness
Abstract
Studi ini menguji peran motivasi internal dan motivasi eksternal terhadap
kejujuran dalam pelaporan penganggaran dengan faktor pemoderasi
machiavellianisme, pengendalian manajemen dan fairness. Penelitian sebelumnya
menunjukkan bahwa kejujuran pelaporan penganggaran terkait isu faktor insentif
atau tekanan serta isu moral. Penelitian ini mengidentifikasi kejujuran pelaporan
penganggaran dari perspektif motivasi individu. Melalui motivasi individu akan
bertindak menurut keyakinan dan nilai-nilai dalam dirinya. Untuk merumuskan hipotesis, penelitian ini menggunakan self
determination theory (SDT). Teori ini membagi motivasi yaitu motivasi internal
dan eksternal. Motivasi internal yaitu individu yang memiliki keyakinan bertindak
untuk dirinya sendiri, sedangkan motivasi eksternal yaitu individu yang bertindak
atas kompensasi dan pengakuan pihak lain. Peneliti menggunakan teori SDT
karena masih belum banyak digunakan dalam penelitian sebelumnya. Penelitian
ini diharapkan dapat melengkapi literatur akuntansi manajemen terkait motivasi
terhadap kejujuran pelaporan penganggaran. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2 antar subjek untuk menguji
tiga hipotesis penelitian. Pengujian menggunakan ANOVA dengan spss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi internal memberikan efek
yang lebih kuat dibandingkan motivasi eksternal dalam memengaruhi individu
berperilaku jujur dalam membuat pelaporan penganggaran. Hasil pengujian sifat
kepribadian machiavellianisme, menunjukkan bahwa individu yang memiliki
motivasi internal dengan sifat machiavellianisme lebih rendah memberikan efek
lebih jujur dibandingkan individu yang memiliki motivasi eksternal dengan sifat
machiavellianisme lebih tinggi dalam membuat pelaporan penganggaran. Selain
itu hasil pengujian pengendalian manajemen menunjukkan bahwa dalam kondisi
pengendalian penuh, individu yang memiliki motivasi internal melaporkan
anggaran lebih jujur dibandingkan individu dalam kondisi pengendalian dasar dan
memiliki motivasi eksternal. Hasil pengujian berikutnya menunjukkan bahwa
dalam kondisi pengendalian penuh yang dipersepsikan fairness, individu yang
memiliki motivasi internal melaporkan anggaran lebih jujur dibandingkan
individu dalam kondisi pengendalian dasar yang dipersepsikan unfairness dan
memiliki motivasi eksternal. Secara umum penelitian ini memberikan kontribusi
bagi penelitian mendatang berkaitan kejujuran pelaporan penganggaran dengan
identifikasi motivasi individu yang to be honest (motivasi internal) dibandingkan
individu yang tampil jujur (motivasi eksternal).
Collections
- Doctor of Economics [94]
