Show simple item record

dc.contributor.authorWidiastuti, Risma
dc.date.accessioned2025-02-17T04:05:48Z
dc.date.available2025-02-17T04:05:48Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54808
dc.description.abstractLatar Belakang: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit pernapasan menular baru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit ini dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO sejak Maret 2020. C-reactive protein (CRP) merupakan penanda peradangan yang disintesis oleh hati dan banyak diteliti sebagai faktor prediktor keparahan maupun kematian pada pasien Covid-19. Penggunaan CRP untuk membedakan penyakit Covid-19 dengan berbagai penyakit pernapasan lain masih belum diketahui dengan baik. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan Kadar C-Reactive Protein (CRP) antara pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan pasien tidak terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Wonogiri. Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis observasional analitik menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rekam Medis RSUD Wonogiri pada Bulan Agustus 2022 hingga Bulan Oktober 2022. Berdasarkan hasil perhitungan sampel menggunakan rumus analitik kategorik numerik tidak berpasangan dan teknik consecutive sampling, didapatkan 100 sampel penelitian terdiri atas 50 pasien terkonfirmasi Covid-19 dan 50 pasien tidak terkonfirmasi Covid-19. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square dan uji Mann-Whitney U, sedangkan analisis multivariat dilakukan dengan regresi logistik berganda. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan antara kadar CRP pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan pasien tidak terkonfirmasi Covid-19 (p=0,000). Subjek pasien terkonfirmasi Covid-19 memiliki median 56,46 mg/L (IQR=14,18-126,76), sedangkan subjek pasien tidak terkonfirmasi Covid-19 memiliki median 13,98 (IQR= 6,76-34,55 mg/L). Status PCR positif memiliki hubungan terhadap kadar CRP >10 mg/L (p=0,01, aOR=3,38, CI 95% (1,32-8,67) ) Kesimpulan: Kadar CRP pasien terkonfirmasi Covid-19 dan pasien tidak terkonfirmasi Covid-19 memiliki beda bermakna. Terjadi kenaikan kadar CRP antar kedua kelompok, tetapi pasien terkonfirmasi Covid-19 meningkat lebih tinggi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectCovid-19en_US
dc.subjectC-Reactive Proteinen_US
dc.subjectPenyakit Pernapasanen_US
dc.titlePerbedaan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Antara Pasien Terkonfirmasi Covid-19 dengan Pasien Tidak Terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Wonogirien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711113


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record