| dc.description.abstract | Latar Belakang: Infeksi terkait pelayanan kesehatan merupakan infeksi yang
didapatkan selama perawatan di rumah sakit yang tidak terdapat atau tidak
dalam masa inkubasi sebelum maupun saat masuk rumah sakit dan setidaknya
terjadi dalam 48 jam setelah masuk rumah sakit. Faktor yang menjadi titik berat
penyebab infeksi tersebut pada bayi prematur dikaitkan dengan status imunitas.
Probiotik dapat mencegah infeksi terkait pelayanan kesehatan di NICU pada bayi
prematur dengan berbagai mekanisme. Scoping review ini mengkaji data
penelitian mengenai pengaruh pemberian probiotik terhadap pencegahan infeksi
terkait pelayanan kesehatan pada bayi prematur.
Metode Penelitian: Sumber data yang digunakan adalah original article terkait
pemberian probiotik terhadap pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan
pada bayi prematur, dipublikasikan dalam rentang tahun 2019-2022, dan
berbahasa Inggris. Database yang digunakan adalah PubMed, ScienceDirect,
Google Scholar, Springer Link, EBSCO, dan ProQuest dengan menggunakan
Boolean search. Artikel hasil pencarian diseleksi berdasarkan alur PRISMA-ScR.
Hasil : Dari review 6 artikel yang lolos seleksi, ditemukan bahwa pemberian
probiotik dapat menurunkan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan berupa
sepsis onset lambat pada bayi prematur di NICU. Penggunaan multistrain
probiotik rutin menunjukkan efek yang lebih baik dibandingkan strain tunggal.
Kesimpulan : Probiotik genus Lactobacillus dan Bifidobacterium dapat
mencegah infeksi terkait pelayanan kesehatan berupa sepsis onset lambat pada
bayi prematur bila diberikan secara rutin dan multispesies dengan menekan
bakteri penyebab infeksi, meningkatkan maturasi imun serta respons imun dari
bayi prematur. Pemberian probiotik secara dini bersamaan dengan ASI dapat
mendukung manfaat dari pencegahan terhadap sepsis onset lambat di NICU
pada bayi prematur. | en_US |