Implementasi Lean Manufacturing Pada Proses Pembuatan Batik Tulis di Kelompok Batik Suka Maju Giriloyo untuk meminimalkan Waste
Abstract
Antusias yang tinggi terhadap batik menciptakan munculnya peluang usaha. Terdapat
2951 IKM batik di Indonesia, salah satunya adalah IKM Suka Maju. Produk batik yang
dihasilkan yaitu batik tulis. Proses produksi batik tulis membutuhkan waktu 30-50 hari
tergantung kerumitan motif. Terdapat perbedaan waktu target waktu dengan waktu
realita, yang disebabkan pengerjaan membatik yang berdampingan dengan keperluan dan
kegiatan masing-masing pengrajin. Perbaikan dengan meminimalisir waktu produksi
akan berdampak positif. Minimasi waktu dilakukan menggunakan penerapan lean
manufacturing dengan seven waste untuk meminimasi cycle time pada produksi batik
tulis di IKM Suka Maju. Waste transportation teridentifikasi sebagai waste dominan.
Waste dominan pada penelitian ini teridentifikasi melalui perhitungan borda. Skor borda
digunakan sebagai input VALSAT dan diketahui Process Activity Mapping (PAM)
merupakan metode terbaik. Aktivitas waste tranportation yang perlu dilakukan perbaikan
yaitu pada aktivitas mengambil dan menyimpan alat dan bahan yang dilakukan secara
berulang dan menyebabkan akumulasi waktu yang lama. Waste transportation pada
produksi batik di IKM Suka Maju disebabkan oleh faktor material yang sulit dibawa
secara bersamaan dan machine dikarenakan kesulitan membawa alat dan bahan secara
bersamaan. Usulan perbaikan yang disarankan adalah perubahan tata letak alat dan bahan.
Perubahan waktu setelah dilakukan perbaikan dari 812454 detik (225,68 jam atau 32 hari
1 jam 40 menit) menjadi 809249 detik (224.79 jam atau 32 hari 46 menit).
Collections
- Industrial Engineering [2835]
