| dc.description.abstract | Latar Belakang: Kabupaten Sorong merupakan daerah di Indonesia yang
berstatus endemis sedang malaria. Infeksi Plasmodium pada malaria dapat
menurunkan kadar hemoglobin melalui penghancuran eritrosit dan berbagai
mekanisme kompleks lainnya.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
kadar hemoglobin dengan angka parasitemia dan jenis Plasmodium pada pasien
malaria di RSUD Dr. J.P. Wanane.
Metode: Penelitian observasional dengan metode cross sectional dilakukan pada
subjek yang memenuhi kriteria inklusi berupa pasien yang terdiagnosis malaria
melalui pemeriksaan mikroskopik pada tahun 2023. Kriteria eksklusi berupa data
rekam medis yang tidak lengkap. Penelitian dilakukan di RSUD Dr. J.P. Wanane
dari April hingga November 2024. Variabel yang diteliti berupa angka parasitemia,
kadar hemoglobin, jenis Plasmodium, jenis kelamin, usia, status anemia, kategori
parasitemia, dan domisili. Analisis data menggunakan analisis univariat, yaitu tabel
distribusi frekuensi dan analisis bivariat, yaitu Spearman, Independent Samples T-
Test, Chi-Square, dan Fisher’s Exact Test.
Hasil: Terdapat 130 subjek penelitian, terdiri dari 56 pasien malaria falciparum dan
74 pasien malaria vivax. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan
antara angka parasitemia dan kadar hemoglobin (p = 0,276). Hasil analisis lainnya
menunjukkan tidak terdapat hubungan antara jenis Plasmodium dengan kadar
hemoglobin (p = 0,920), angka parasitemia (p = 0,112), jenis kelamin (p = 0,541),
usia (p = 0,634), status anemia (p = 0,271), kategori parasitemia (p = 0,398), dan
domisili (p = 0,798).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar hemoglobin dengan angka
parasitemia dan jenis Plasmodium pada pasien malaria di RSUD Dr. J.P. Wanane. | en_US |