• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Sebagai Faktor Risiko Sensorineural Hearing Loss (SNHL) pada Anak: A Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    21711017.pdf (1.230Mb)
    Date
    2025
    Author
    Namira, Amadea
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah kondisi ketika bayi yang lahir mempunyai berat badan kurang dari 2500 gram yang umumnya disebabkan oleh kelahiran prematur dan pertumbuhan janin terhambat. BBLR diketahui menjadi salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian gangguan pendengaran, yaitu Sensorineural Hearing Loss (SNHL) yang disebabkan oleh kerusakan pada koklea dan jalur persarafan yang menghubungan telinga dan otak. Angka kejadian SNHL bilateral kongenital meningkat menjadi 2-4 per 100 bayi pada perawatan intensif. Bayi dengan BBLR mempunyai risiko 14 kali lebih tinggi mengalami keterlambatan bicara dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan berat badan normal dan sering dikaitkan dengan gangguan pendengaran. Metode: Sumber data yang digunakan adalah original article atau research article dengan topik BBLR sebagai faktor risiko SNHL dan dipublikasikan pada tahun 2014 – 2024. Database yang digunakan adalah PubMed, Science Direct, Scopus, Sage Journal, Springer, dan Google Scholar. Artikel temuan diseleksi berdasarkan alur PRISMA-ScR. Hasil: Berdasarkan hasil analisis terhadap tujuh artikel, ditemukan bahwa BBLR merupakan faktor risiko signifikan yang dapat memengaruhi terjadinya SNHL pada anak. Salah satu mekanisme utama yang mendasari hubungan ini adalah perkembangan sistem pendengaran yang belum matang pada bayi dengan BBLR sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya SNHL. Simpulan: Hasil dari scoping review ini menunjukkan bahwa BBLR bukan merupakan faktor risiko tunggal yang berkontribusi terhadap SNHL, melainkan kombinasi dengan faktor risiko lainnya yang memengaruhi SNHL.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54790
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV