Show simple item record

dc.contributor.authorPujakesuma, Arnothalia Permata
dc.date.accessioned2025-02-17T01:25:31Z
dc.date.available2025-02-17T01:25:31Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54782
dc.description.abstractLatar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paru-paru. Salah satu faktor risiko TB paru adalah kebiasaan merokok meliputi frekuensi merokok dan lama merokok. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan frekuensi dan lama merokok terhadap kejadian tuberkulosis paru. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan scoping review menggunakan tujuh sumber data (Google Scholar, PubMed, Science Direct, Springer Link, Taylor & Francis Online, Neliti, dan Portal Garuda). Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan untuk dianalisis. Hasil: Sebanyak 5 artikel dianalisis pada penelitian ini. Empat dari lima artikel menunjukkan adanya hubungan antara frekuensi dan lama merokok memiliki terhadap kejadian tuberkulosis paru, yang masing-masing memiliki rata-rata responden dengan frekuensi sedang hingga berat dan lama merokok selama 20 tahun. Kesimpulan: Frekuensi dan lama merokok memiliki hubungan dengan kejadian tuberkulosis paru. Perlu dilakukan penelitian mengenai hubungan frekuensi dan lama merokok dengan kejadian tuberkulosis paru dengan partisipan yang lebih luas, terutama pada negara dengan angka kejadian tuberkulosis paru yang tinggi.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTuberkulosis paruen_US
dc.subjectfrekuensi merokoken_US
dc.subjectlama merokoken_US
dc.titleHubungan Frekuensi dan Lama Merokok dengan Kejadian Tuberkulosis Paru: A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM17711149


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record