Pengaruh Ekstrak Akar dan Daun Ciplukan (Physalis Angulata L) pada Histologi Jantung Tikus Putih Wistar Induksi Dislipidemia
Abstract
Latar Belakang: Dislipidemia ditandai peningkatan kadar kolesterol total,
trigliserida, Low Density Lipoprotein, dan penurunan kadar High Density
Lipoprotein merupakan faktor resiko penyakit jantung. Pengobatan dan
pencegahan penyakit jantung akibat dislipidemia menggunakan obat golongan
statin masih menimbulkan efek samping sehingga diperlukan obat lain dalam
penanganannya, seperti penggunaan obat herbal yang berasal dari tanaman
Ciplukan.
Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental desain post-test
randomized control group design menggunakan Bahan Biologi Tersimpan berupa
jantung tikus putih Wistar. Terdapat 4 kelompok perlakuan pada penelitian ini
yaitu, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif intervensi obat
simvastatin, kelompok ekstrak Ciplukan 400 mg, dan kelompok ekstrak Ciplukan
800 mg. Keseluruhan kelompok diinduksi kuning telur ayam dan obat
propylthiouracil untuk membuat tikus dislipidemia. Pengamatan menggunakan
mikroskop dan Optilab untuk melihat dan mengambil gambar mikroskopik pada
sampel jantung. Analisis data menggunakan metode deskriptif semikuantitatif
dengan software Image Raster untuk memproses hasil data penelitian.
Hasil: Analisis deskriptif secara histologi mendapatkan hasil bahwa kerusakan
histologi jantung tertinggi terjadi pada kelompok kontrol negatif dengan 4 tikus
dan terendah terjadi pada kelompok intervensi ciplukan 400 mg dengan 1 tikus.
Kerusakan sel pada sampel meliputi peradangan, nekrosis, vakuolisasi, dan
fibrosis
Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh ekstrak akar
dan daun Ciplukan dalam mencegah kerusakan secara histologi pada jantung
tikus putih Wistar induksi dislipidemia. Sampel kelompok perlakuan intervensi
ciplukan dosis 400 mg mengalami kerusakan histologi terendah dibandingkan
dengan kelompok perlakuan lainnya.
Collections
- Medical Education [2954]
