| dc.description.abstract | Latar Belakang: Akne vulgaris merupakan penyakit peradangan kronis pada
folikel pilosebasea, yang ditandai dengan komedo, papul, pustul, nodul dan kista
dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Salah satu faktor pendukung terapi
untuk mengatasi akne vulgaris adalah menggunakan perawatan kulit wajah sehari-
hari, di luar obat yang diberikan oleh dokter yang berkompeten di bidangnya.
Perawatan kulit wajah dasar sehari-hari terdiri dari pembersih (skin cleansing),
toner dan serum, pelembab (skin moisturizer), serta pelindung (skin protection).
Penggunaan perawatan kulit wajah sehari-hari dapat menjadi salah satu faktor
yang memperbaiki kondisi akne vulgaris atau sebagai terapi penunjang untuk
pengobatan akne.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara perawatan kulit wajah sehari-hari terhadap
kejadian akne vulgaris.
Metode Penelitian: Penelitian ini memiliki desain cross sectional dan dengan
sumber data menggunakan kuesioner dan diagnosis foto wajah. Pengambilan
sampel penelitian menggunakan metode total sampling. Analisis yang digunakan
adalah analisis univariat yaitu tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat yaitu
chi-square test.
Hasil: Analisis bivariat pada jenis pembersih wajah didapatkan p-value=1.000,
frekuensi membersihkan wajah didapatkan p-value=0.085, toner dan serum
didapatkan p-value=1.000, pelembab wajah didapatkan p-value=0.292, dan
pelindung wajah didapatkan p-value=0.410.
Kesimpulan: Tidak terdapat adanya hubungan antara perawatan kulit wajah
dengan kejadian akne vulgaris. | en_US |