• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Civil Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Daya Dukung Pondasi Bored Pile Berdasarkan Data SPT Pada Proyek Pembangunan RSUD Kota Yogyakarta (Studi Kasus: Proyek Gedung Instalasi Bedah Sentral)

    Thumbnail
    View/Open
    20511349.pdf (5.168Mb)
    Date
    2025
    Author
    Khairunnisa, Jihan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pondasi bor yang direncanakan dalam pembangunan Gedung Instalasi Bedah Sentral RSUD Kota Yogyakarta, direncanakan menggunakan tiang berukuran 30 cm dengan kedalaman 8 m di bawah muka tanah. Dalam perencanaan suatu bangunan gedung tidak lepas dari kriteria aman dan ekonomis. Setiap pondasi yang baik harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah direncanakan, dan mampu menahan beban maksimum yang mungkin terjadi. Analisis kapasitas dukung pondasi dilakukan dengan memperhatikan data penyelidikan tanah, beban yang dipikul oleh pondasi, dimensi tiang, jarak antar tiang, data pendukung seperti mutu beton, dan kedalaman pondasi. Metode yang digunakan dalam analisis ini, yaitu Metode Reese & Wright, Metode Meyerhof, Metode elemen hingga (Plaxis 2D), dan analisis pembebanan menggunakan program SAP2000. Pondasi tiang bor direncanakan dengan tiga pilihan diameter, yaitu 20 cm, 30 cm, dan 40 cm. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana variasi dimensi mempengaruhi kapasitas dukung pondasi tiang bor dan penurunan yang terjadi pada pondasi dengan menggunakan metode statis dan metode elemen hingga. Hasil analisis kapasitas dukung kelompok tiang metode Reese & Wright diameter 20 cm, 30 cm, dan 40 cm, diperoleh masing-masing sebesar 2864,920 kN, 2849,006 kN, dan 3464,489 kN. Metode Meyerhof diameter 20 cm, 30 cm, dan 40 cm, diperoleh masing-masing sebesar 2756,622 kN, 3043,224 kN, dan 3023,342. Dari analisis penurunan pondasi kelompok tiang bor dengan diameter 20 cm, 30 cm, dan 40 cm pada metode teoritis dari masing-masing diperoleh sebesar 0,015 m, 0,012m dan 0,013 m menggunakan metode Reese & Wright dan 0,028 m, 0,027 m, dan 0,025 m menggunakan metode Meyerhof. Sedangkan pada program Plaxis 2D diperoleh penurunan pada diameter 20 cm, 30 cm, dan 40 cm sebesar 0,021 m, 0,017 m, dan 0,014 m pada metode Reese & Wright dan 0,022 m, 0,018 m, dan 0,017 m pada metode Meyerhof. Dari hasil akhir ini didapatkan bahwa dengan metode elemen hingga memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan metode teoritis dan PDA namun masih memenuhi persyaratan yang diizinkan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54767
    Collections
    • Civil Engineering [4722]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV