Show simple item record

dc.contributor.authorQuintanti, Adelia
dc.date.accessioned2025-02-14T03:24:10Z
dc.date.available2025-02-14T03:24:10Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54756
dc.description.abstractLatar belakang: Stunting merupakan gangguan pada pertumbuhan linear berupa panjang atau tinggi menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi (SD) sebagai akibat dari tidak optimalnya asupan nutrisi dan/atau status kesehatan dalam jangka waktu yang lama. Kondisi tinggi badan ibu yang rendah dapat dipengaruhi oleh faktor genetik yang berpeluang menurunkan kecenderungan gen yang pendek, dapat juga terjadi akibat masalah nutrisi masa lalu. Keadaan rendahnya kadar hemoglobin pada ibu hamil dapat menciptakan kondisi yang kurang menguntungkan bagi ibu dan bayinya, seperti stunting. Tujuan: Untuk menganalisa hubungan tinggi badan dan kadar hemoglobin ibu saat hamil dengan stunting pada bayi usia 1-6 bulan di permukiman padat penduduk Kota Yogyakarta. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan analisis data primer yang diambil melalui observasi langsung yang dilakukan di permukiman padat penduduk Kota Yogyakarta, wilayah kerja Puskesmas Mergangsan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan besar sampel 46 pasangan ibu dan bayi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tinggi badan ibu dan kadar hemoglobin ibu saat hamil sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kejadian stunting pada bayi usia 1-6 bulan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji coefficient contingency. Hasil: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tinggi badan ibu dengan kejadian stunting yang dibuktikan dengan nilai Approximate Significance (p-value) 0.789 > 0,05 dan tingkat hubungan sangat lemah dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0.039. Sama halnya dengan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar hemoglobin ibu saat hamil dengan kejadian stunting dengan nilai Approximate Significance sebesar 0,396 > 0,05 dan tingkat hubungan sangat lemah dengan nilai koefisien korelasi 0,124. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tinggi badan dan kadar hemoglobin ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada bayi usia 1-6 bulan di permukiman padat penduduk Kota Yogyakarta.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectTinggi Badan Ibuen_US
dc.subjectHemoglobinen_US
dc.subjectStuntingen_US
dc.titleHubungan Tinggi Badan dan Kadar Hemoglobin Ibu Saat Hamil dengan Stunting Bayi 1-6 Bulan di Permukiman Padat Penduduk Kota Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711168


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record