Show simple item record

dc.contributor.authorMuhammad, Aan Tri Lutfi
dc.date.accessioned2025-02-14T03:11:22Z
dc.date.available2025-02-14T03:11:22Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54753
dc.description.abstractLatar Belakang: Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) adalah salah satu inisiatif pengurangan risiko bencana yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kelurahan Wirokerten di Bantul, Yogyakarta, memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam seperti gempa bumi, angin kencang, dan banjir, sehingga memerlukan evaluasi terhadap pelaksanaan program DESTANA. Tujuan: Menganalisis pelaksanaan program DESTANA di Kelurahan Wirokerten dari aspek sumber daya (input), proses, hasil, dampak (outcome), dan masukan (feedback). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengurus DESTANA, pemerintah kelurahan, dan masyarakat umum. Hasil: Program DESTANA di Wirokerten menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana, tetapi masih menghadapi beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran. Partisipasi masyarakat cukup aktif dalam kegiatan mitigasi, namun perlu penguatan kapasitas untuk mengoptimalkan program. Kesimpulan: Pelaksanaan program DESTANA di Kelurahan Wirokerten telah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa kendala. Diperlukan penguatan kapasitas sumber daya dan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan efektivitas program.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDesa Tangguh Bencanaen_US
dc.subjectMitigasi Bencanaen_US
dc.subjectKelurahan Wirokertenen_US
dc.titleAnalisis Pelaksanaan Program Desa/kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Wirokerten Kabupaten Bantul: Studi Kasus Kualitatifen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711043


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record