• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Lean Manufacturing Menggunakan Metode Plan-do-check-action untuk Mengurangi Pemborosan Pada Proses Pembuatan Batik Tulis (Studi Kasus: IKM Batik Abimanyu Kampung Giriloyo)

    Thumbnail
    View/Open
    20522127.pdf (4.550Mb)
    Date
    2024
    Author
    SuryonoPutro, Donny Rindasyah
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Industri batik tulis merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian dan kebudayaan Indonesia. Salah satu pusat industri batik tulis di Indonesia adalah Kampung Batik Giriloyo di Yogyakarta, yang terkenal dengan motif-motif batiknya yang diwariskan secara turun temurun dari Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat. Contoh IKM di daerah ini adalah IKM Batik Abimanyu, yang memproduksi batik dengan motif-motif khas seperti Wahyu Tumurun dan Truntum. Batik yang diproduksi oleh IKM ini dibuat berdasarkan pesanan, atau dikenal dengan make-to-order. Meskipun proses produksi batik tulis memiliki nilai estetika dan budaya yang tinggi, tantangan dalam mencapai produktivitas tetap menjadi masalah utama, terutama terkait dengan efisiensi dan pengurangan pemborosan (waste). Salah satu metodologi yang sering digunakan dalam penerapan Lean Manufacturing adalah siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA) atau Deming Cycle. Diperoleh hasil waste (pemborosan) yang terjadi pada selama proses produksi, terdapat pada proses cecek pada IKM Batik Abimanyu yaitu waste waiting dengan bobot 16,4%, waste waiting terjadi pada proses cecek 1 yang menyebabkan proses cecek 1 terhambat karena malam yang mengering sehingga menyumbat lubang canting dan mengeras pada kuali sehingga alat tersebut tidak digunakan, dan untuk melanjutkan proses membatik pembatik harus membersihkan alat tersebut yang menyebabkan waktu produksi semakin lama.. Penulis mengusulkan untuk adanya SOP terkait proses cecek batik dimana hasil usulan ini dapat menurunkan NVA dan NNVA sebanyak satu hari.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54729
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV