Karakterisasi Hasil Pengujian Tarik Campuran Resin Flex dan Resin Standar untuk Model Pembuluh Arteri Koroner
Abstract
Tingginya angka korban jiwa yang diakibatkan oleh penyakit jantung koroner
(PJK) menjadikan penyakit tersebut salah satu masalah global yang harus ditangani
secara serius. Salah satu metode penanganan yang dapat dilakukan adalah dengan
penggunaan stent jantung. Di Indonesia, penelitian mengenai stent jantung sudah
banyak dilakukan akan tetapi masih belum ada alat peraga yang dapat digunakan
sebagai alat uji pemasangan stent jantung. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan
untuk membuat material yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan alat
peraga pemasangan stent jantung dengan metode teknologi 3D print SLA dengan
variasi perbandingan antara resin flex dan resin standar 50 : 50, 60 : 40, 70 : 30, 80
: 20, 90 : 10, dan 100 : 0. Pengujian tarik dilakukan untuk mengetahui karakteristik
serta nilai modulus young yang dihasilkan dari campuran kedua bahan resin flex
dan resin standar dengan membandingkan pembuluh arteri koroner asli. Dari
pengujian yang telah dilakukan, dengan campuran bahan resin flex dan standar 50
: 50, diperoleh nilai modulus young 0,13 Mpa yang mana nilai tersebut paling
mendekati dengan nilai modulus young pembuluh arteri kororer asli dibandingkan
dengan variasi campuran lainnya. Selain itu, variasi campuran tersebut juga
memiliki karakteristik material yang seimbang antara sifat ulet dan getas.
Collections
- Mechanical Engineering [744]
