• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis K3 Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) Pada Produksi UMKM UD. Karya Bahari (Studi Kasus: UMKM UD. Karya Bahari)

    Thumbnail
    View/Open
    20522257.pdf (3.796Mb)
    Date
    2024
    Author
    Sahrudin, Mohamad Parhan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    UMKM UD. Karya Bahari merupakan unit usaha menengah yang bergerak dalam industri kecil pengolahan otak-otak dan nuget. UMKM UD. Karya Bahari yang tempatnya berada di desa Mulyoharjo, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Pernah adanya 4 kasus kecelakaan kerja dari beberapa proses produksi yang berbeda diantaranya yaitu pada proses mesin penggilingan adonan otak-otak, proses mesin pemotong, proses penggorengan, serta area gudang. Selain itu dari kondisi lingkungan kerja yang diamati terdapat 8 orang pekerja yang masih kurangnya pemahaman terkait pentingnya penerapan K3 pada proses produksi di UMKM UD. Karya Bahari. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko bahaya pada aktivitas kerja yang dilakukan di area produksi, mengukur nilai risiko bahaya berdasarkan temuan potensi bahaya di area proses produksi, dan memberikan saran perbaikan terhadap sumber bahaya dan risiko yang ada di UMKM UD. Karya Bahari. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment). hasil yang diperoleh yaitu terdapat 30 potensi bahaya diantaranya yaitu dengan kategori rendah sebanyak 8 potensi bahaya (27%), kategori sedang sebanyak 13 potensi bahaya (43%), kategori tinggi sebanyak 8 potensi bahaya (27%) dan kategori ekstrim sebanyak 1 potensi bahaya (3%). Saran yang dapat diberikan kepada pihak UMKM UD. Karya Bahari adalah menyediakan dan memakai peralatan alat pelindung diri pada saat aktivitas kerja seperti menggunakan APD berupa masker, sarung tangan jenis nitrile dan sarung tangan jenis heat resistant glove, earplug, safety shoes, safety glasses, membuat dan menerapkan SOP segera terkait tata tertib selama pelaksanaan kerja serta membuat SOP pengoperasian mesin dan penjawalan perawatan mesin dan SOP prosedur kerja yang sesuai pada proses produksi UMK UD. Karya Bahari, memberikan pelatihan atau sosialisasi terkait pentingnya penerapan K3 pada area lingkungan kerja sehingga potensi kecelakaan kerja bisa dicegah dan diminimalisir, dan menyediakan fasilitas perlengkapan yang memadai seperti menyediakan APAR, rambu- rambu keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dan kotak P3K.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54711
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV