Uji Daya Bunuh Ekstrak Metanol Rimpang Kencur (Kaempferia Galanga L.) Sediaan Spray Terhadap Nyamuk Aedes Aegytpi
Abstract
LATAR BELAKANG: Prevalensi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia
cukup tinggi, memerlukan upaya preventif yang efektif. Penggunaan insektisida
kimiawi dapat menimbulkan efek samping berbahaya, sehingga diperlukan inovasi
dengan bahan alami. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan adalah
ekstrak metanol rimpang kencur (Kaempferia galanga L.), yang mengandung
senyawa flavonoid dan saponin yang berpotensi membunuh nyamuk Aedes
aegypti.
TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk melihat daya bunuh ekstrak metanol
rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) terhadap nyamuk Aedes aegypti.
METODE: Eksperimental murni dengan post test-only with control design. Tiap
kelompok berisi 25 nyamuk Aedes aegypti yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel
dibagi menjadi 7 kelompok penelitian, 1 kelompok positif, 1 kelompok negatif, dan
5 kelompok percobaan dengan variasi konsentrasi ekstrak 2,5%, 5%, 7,5%, 10%
dan 12,5%. Efek daya bunuh diamati setelah 30 menit pasca percobaan dan 24
jam setelah pemulihan. Setiap kelompok percobaan dilakukan pengulangan
sebanyak 4 kali.
HASIL: Persentase kematian nyamuk pada konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%, 10%,
dan 12,5% berturut-turut adalah 30%, 44%, 57%, 72%, dan 86%. Analisis probit
menunjukkan hasil LC50 4,212% dan LC90 15,765%.
SIMPULAN: Ekstrak metanol rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) memiliki
daya bunuh terhadap nyamuk Aedes aegypti.
Collections
- Medical Education [2954]
