| dc.description.abstract | LATAR BELAKANG: Lumbar spinal stenosis (LSS) merupakan salah satu
penyebab LBP yang ditandai dengan penyempitan kanal spinal dan foramen
intervertebralis yang menghalangi jalan nervus dan dikaitkan dengan degenerasi
dari diskus atau sendi intervertrebral lumbar yang menyebabkan gejala spesifik
pada regio lumbar dan tungkai bawah. Mekanisme terjadinya LSS sangat
bergantung kepada faktor risiko yang diderita oleh pasien, namun seringnya
etiologi LSS dikaitkan dengan terjadinya degenerasi pada sel. Oleh karena itu,
faktor risiko terjadinya LSS belum dapat ditentukan secara menyeluruh, sehingga
diperlukan pendataan yang lebih rinci terkait faktor-faktor penyebabnya.
TUJUAN: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan dari
berbagai faktor risiko yang dapat berperan dalam menyebabkan terjadinya
kejadian lumbar spinal stenosis.
METODE: Analisis artikel yang diperoleh dari basis data elektronik seperti
PubMed, ScienceDirect, dan Wiley online library dengan mengikuti panduan
PRISMA ScR dan mengikuti kriteria inklusi dan eksklusi, penelitian ini berfokus
pada artikel dengan peneltian faktor risiko terjadinya LSS. Terdapat delapan artikel
yang memenuhi kriteria untuk dianalisis.
HASIL: Terdapat artikel yang dominan menjadi faktor risiko LSS, berupa:
peningkatan iIDHL4-5 dan IDHL1-4, L5-S1; Peningkatan aFI; Peningkatan aktivasi
sitokin inflamasi IL-6 dan TNF-α; Durasi DM yang tidak terkontrol dan lebih lama
meningkatkan terjadinya LCS. Artikel lainnya kurang dominan menjelaskan faktor
risiko LSS, berupa: Peningkatan FJA, FJO; Peningkatan LSTV; Penurunan FO dan
FT; Pekerja pabrik/konstruksi memiliki ≥ 4 peningkatan risiko LSS yang parah;
Hipertensi, diabetes dan jenis kelamin pria meningkatkan terjadinya PAD.
SIMPULAN: Mayoritas hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat beragam
faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya lumbar spinal stenosis. | en_US |