Show simple item record

dc.contributor.authorSubchi, Firly Aflaha
dc.date.accessioned2025-02-07T06:52:48Z
dc.date.available2025-02-07T06:52:48Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54687
dc.description.abstractLatar Belakang : kecemasan merupakan bentuk emosi yang dapat timbul dalam berbagai kondisi, seringkali muncul atau dicetuskan karena adanya ancaman yang tidak nyata secara fisik. Respon yang muncul akibat kecemasan merupakan hal yang wajar terjadi, baik dalam hal baru maupun yang sudah pernah dilakukan. Kecemasan yang muncul pada saat seorang mahasiswa saat menghadapi ujian dapat mempengaruhi performa dalam dirinya. Berdasarkan data Panitia Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Dokter (PNUKMPPD) tentang hasil ujian kompetensi tahun 2019, didapatkan bahwa angka kelulusan CBT hanya mencapai 59,81%, jauh lebih rendah dibandingkan angka kelulusan OSCE yang mencapai 92,91%. Oleh karena itu, ujian ini dapat menjadi suatu hal yang menegangkan dan tekanan bagi mahasiswa kedokteran. Tujuan Penelitian : mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat kecemasan mahasiswa terhadap kelulusan Computer Based Test (CBT) Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan model deskriptif analitik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross-sectional dengan metode pengambilan sampel menggunakan total sampling yang di dapatkan sebanyak 33 sampel. Variabel bebas pada penelitian ini adalah tingkat kecemasan dan variabel terikat yaitu kelulusan CBT UKMPPD. Untuk mengukur tingkat kecemasan pada penelitian ini menggunakan kuisioner STAI (State-Trait Anxiety Inventory). Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis univariat untuk melihat karakteristik responden dengan menggunakan tabel distribusi. Analisis bivariat pada penelitian ini menggunakan uji chi-square dan uji alternatif menggunakan fisher’s exact test. Hasil : Berdasarkan 33 sampel yang diolah, didapatkan hasil analisis univariat sebanyak 32 (97,0%) peserta CBT UKMPPD lulus dan 1 (3,0%) peserta tidak lulus. Pada uji analisis bivariat menggunakan chi-square didapatkan nilai p 0,892 tidak signifikan (p>0,05) dan dilakukan uji alternatif chi-square menggunakan fisher’s exact test didapatkan hasil yang sama dengan nilai p 1,000. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungaan antara tingkat kecemasan terhadap CBT UKMPPD pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.subjectTingkat Kecemasanen_US
dc.subjectCBTen_US
dc.subjectUKMPPDen_US
dc.titleHubungan Antara Tingkat Kecemasan Terhadap Kelulusan CBT UKMPPD Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711066


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record