• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Simvastatin dan Asam Askorbat Ternanoenkapsulasi Kitosan Terhadap Ketebalan Lapisan Granular Cerebellum: Penelitian Eksperimental pada Tikus yang Diinduksi High-Fat Diet dan CCl4

    Thumbnail
    View/Open
    21711128.pdf (2.627Mb)
    Date
    2024
    Author
    Damayanti, Aurellia Febrina Listy
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Perubahan gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan timbulnya berbagai masalah kesehatan melalui peningkatan pembentukan reactive oxygen species (ROS) di cerebellum. Penelitian ini membahas mengenai terapi farmakologi berupa kombinasi asam askorbat, simvastatin, dan nanopartikel kitosan untuk mengupayakan mengatasi masalah tersebut. Terapi ini diharapkan dapat mengurangi radikal bebas yang berujung ke kerusakan sel sehingga dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi neurodegenerasi. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian simvastatin dan asam askorbat dengan metode nanoenkapsulasi kitosan terhadap histomorfometri ketebalan lapisan granular cerebellum tikus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan post test only control group design. Populasi yang digunakan adalah 30 preparat cerebellum dari tikus putih wistar jantan dengan dilakukan perhitungan rumus sehingga diambil subjek 18 preparat yang dibagi dalam 6 kelompok. Preparat dilakukan pengukuran lapisan granular pada 3 daerah yang berbeda dengan 10 lapang pandang berbeda. Pengukuran dilakukan oleh 2 pengamat dengan kesepakatan menggunakan parameter interclass corelation (ICC). Hasil pengukuran dilakukan uji statistik menggunakan uji normalitas dan homogenitas yang apabila hasil p<0,05 dilanjutkan dengan uji Kruskal Wallis dan Mann- Whitney. Hasil: Hasil ICC menunjukkan nilai p>0,9 (p=0,967) dengan hasil excellent agreement. Uji statistik bernilai tidak normal dan tidak homogen (p<0,05) sedangkan uji Kruskal Wallis dan Mann-Whitney menunjukkan signifikan terdapat penebalan lapisan granular cerebellum antara KN2 dengan KI1, KI2, dan KI3. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian simvastatin dan asam askorbat dengan metode nanoenkapsulasi kitosan ditunjukkan dengan penebalan lapisan granular cerebellum tikus.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54686
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV