• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Self Harm Sebagai Mekanisme Koping Terhadap Kejadian Depresi Pada Mahasiswa Kedokteran : Scoping Review

    Thumbnail
    View/Open
    21711169.pdf (1.012Mb)
    Date
    2024
    Author
    Marpaung, Nashwa Amanda Fawnia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Ketidakmampuan individu dalam menghadapi persoalan hidup dapat memicu emosi negatif yang berujung depresi. Sekitar 280 juta orang di dunia menderita depresi, dengan prevalensi pada wanita 50% lebih tinggi dibandingkan pria. Stigma masyarakat terhadap depresi juga memperparah masalah ini. Perasaan negatif kerap memicu coping mechanism seperti self-harm (menyakiti diri sendiri) yang berkaitan dengan kesehatan mental buruk dan gejala psikopatologi tinggi. Mahasiswa kedokteran sering mengalami self-harm akibat tekanan mental, dengan prevalensi depresi berkisar antara 1,4%-73,5%. Fenomena ini sulit diukur karena sifatnya yang kompleks, sehingga studi lebih lanjut diperlukan. Adapun tujuan kajian literatur ini adalah untuk mengidentifikasi self harm sebagai mekanisme koping terhadap kejadian depresi pada mahasiswa kedokteran, serta hal-hal yang memengaruhi. Metode: Penelitian ini menggunakan telaah pustaka dari artikel original yang diperoleh melalui empat basis data internasional: PubMed, ScienceDirect, EBSCO, dan ProQuest. Seleksi artikel menggunakan alur PRISMA-ScR melalui dua tahap pencarian (utama dan tambahan). Hasil: Dari 10 artikel yang dianalisis, lima menunjukkan hubungan antara mekanisme koping, termasuk NSSI (Non-Suicidal Self Injury), dengan depresi pada mahasiswa kedokteran. Dua artikel membahas gejala depresi terkait koping, satu artikel tentang prevalensi NSSI, dua artikel mengkaji faktor-faktor pemicu NSSI, dan satu artikel tentang intervensi profesional dalam mengatasi depresi dan koping. Kesimpulan: Terdapat hubungan timbal balik yang erat antara depresi dan self- harm, membentuk siklus berulang yang memperparah kondisi keduanya. Intervensi profesional sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54672
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV