Peran Optimisme dan Keterpikatan Kerja Terhadap Kinerja Perawat di RSUD
Abstract
Kinerja perawat yang baik sangat krusial untuk memastikan kepuasan pasien dan
keselamatan dalam pelayanan medis. Terdapat beberapa faktor yang berperan
terhadap kinerja perawat antara lain yang menjadi fokus penelitian ini ialah
optimisme dan keterpikatan kerja. penelitian ini bertujuan mengetahui peranan
optimisme dan keterpikatan kerja terhadap kinerja perawat. Partisipan penelitian ini
berjumlah 123 perawat, alat ukur optimisme menggunakan teori Seligman (2006)
dengan Cronbach’s alpha 0,93. Kemudian alat ukur keterpikatan kerja
menggunakan teori Schaufeli (2006), Ultrecht Work Engagement Scale (UWES-
9) dengan Cronbach’s alpha 0,85 kemudian diadaptasi oleh kristiana (2018). Pada
variabel kinerja menggunakan alat ukur teori Griffin dkk (2007) dengan Cronbach’s
alpha 0,94 yang diadaptasi oleh Saviera dkk (2021). Hasil penilitian menunjukkan
bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara variabel optimisme dengan
kinerja sebesar r = 0,412 (p < 0,001) serta variabel keterpikatan kerja dengan kinerja
sebesar r = 0,709 (p < 0,001). Selain itu, analisis juga mengonfirmasi bahwa
optimisme dan keterpikatan kerja berkontribusi secara signifikan terhadap
peningkatan kinerja perawat, mendukung hipotesis ketiga dalam penelitian ini.
Implikasi dari hasil penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan program
pelatihan yang berfokus pada peningkatan optimisme dan keterpikatan kerja di
kalangan perawat, sehingga diharapkan kualitas pelayanan kesehatan dapat
meningkat secara keseluruhan melalui peningkatan kinerja perawat.
Collections
- Psychology [2602]
