Show simple item record

dc.contributor.authorNaufal, Reyhandri Muhammad
dc.date.accessioned2025-02-04T04:05:12Z
dc.date.available2025-02-04T04:05:12Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54648
dc.description.abstractPerkembangan teknologi dan internet telah menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam kasus kejahatan siber di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Digital forensik, yang merupakan cabang ilmu yang berfokus pada investigasi dan analisis bukti digital, menjadi sangat penting dalam menangani kasus-kasus kejahatan ini. Salah satu tantangan utama dalam proses investigasi forensik digital adalah pemilihan alat forensik yang tepat dari berbagai alat yang tersedia di pasar, baik yang open-source maupun komersial. Saat ini, pasar alat forensik digital tumbuh pesat, dengan nilai pasar global diperkirakan mencapai USD 81 miliar pada tahun 2022, dan diproyeksikan tumbuh lebih dari 11% per tahun hingga 2032. Dengan banyaknya pilihan alat forensik digital yang berkembang pesat baik dalam bentuk komersial maupun open source, investigator sering kali harus melakukan penelitian sendiri dan bereksperimen dengan berbagai alat untuk menemukan yang tepat sesuai kebutuhan khusus merekaPenelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi yang membantu dalam pemilihan alat forensik digital menggunakan pendekatan Design Thinking, yang terdiri dari lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Testing. Aplikasi ini dirancang untuk memahami kebutuhan spesifik pengguna, menyediakan informasi terperinci tentang alat-alat forensik digital yang tersedia, serta memberikan rekomendasi yang sesuai dengan karakteristik kasus yang dihadapi oleh pengguna.Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan wawancara dan survei terhadap para pengguna potensial untuk memahami kesulitan yang dihadapi dalam memilih alat forensik. Setelah itu, dilakukan proses perancangan antarmuka aplikasi yang diikuti dengan pengujian menggunakan metode System Usability Scale (SUS) untuk mengevaluasi tingkat kegunaan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil memberikan rekomendasi alat forensik digital yang sesuai dengan kebutuhan investigasi, serta meningkatkan efisiensi dalam proses pemilihan alat. Berdasarkan pengujian SUS, aplikasi ini memperoleh skor rata-rata 70,36, yang menandakan bahwa aplikasi ini memiliki tingkat kegunaan yang baik dan dapat digunakan secara efektif oleh para profesional forensik digital.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDigital Forensiken_US
dc.subjectDesign Thinkingen_US
dc.subjectPemilihan Alat Forensiken_US
dc.subjectSystem Usability Scaleen_US
dc.subjectUI/UXen_US
dc.titleDesain UI/UX Aplikasi Pemilihan Alat Forensik Digital menggunakan Metode Design Thinkingen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21523170


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record