Rancangan Sistem Pendukung Pengetahuan Apoteker Terkait Beyond Use Date (BUD) melalui Teknologi Digital
Abstract
Pemberian obat kepada pasien merupakan salah satu bagian dari tahapan
penting pelayanan kefarmasian. Pemberian obat kepada pasien perlu disertai
dengan pemberian informasi BUD (Beyond Use Date) dan ED (Expired Date) dari
obat tersebut. Informasi mengenai BUD saat ini masih sulit diperoleh, dan
cenderung tidak tersentral pada satu basis data. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap apoteker Rumah Sakit wilayah
DIY terkait BUD, mendeskripsikan desain kebutuhan apoteker tentang BUD,
melakukan perancangan sistem aplikasi informasi BUD, dan melakukan penilaian
hasil aplikasi informasi BUD. Metode yang dilakukan dengan desain mix-method
berupa observasional dan eksperimental menggunakan pendekatan user-centered
design, meliputi: survei tingkat pengetahuan dan sikap, survei kebutuhan user,
desain pengembangan prototipe BUD, dan penilaian hasil pengembangan prototipe.
Survei penelitian menunjukan tingkat pengetahuan tentang BUD masih rendah.
Kebutuhan responden menunjukan bahwa apoteker setuju pencarian informasi
BUD dalam bentuk mobile application. Kebutuhan pencantuman menu pada
aplikasi informasi BUD mencakup informasi nama obat, suhu penyimpanan, waktu
penyimpanan, tanggal rekonstruksi, pelarut yang digunakan, dan cara rekonstruksi.
Hasil penilaian aplikasi dengan indikator functionality, usability, dan efficiency
telah memenuhi kebutuhan responden. Lebih dari 95% responden menilai aplikasi
mudah dipahami, mudah dipelajari, mudah dioperasikan, menarik dan dapat
memberikan informasi yang sesuai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
pengetahuan apoteker masih rendah, sehingga dibutuhkan aplikasi BUD yang
memiliki fitur nama obat, suhu dan waktu penyimpanan, serta pelarut yang
digunakan, aplikasi yang dirancang telah mendukung pengetahuan apoteker terkait
BUD.
Collections
- Master of Pharmacy [32]
