MENJEMBATANI TEORI DENGAN PRAKTIK DALAM DESAIN LANDSKAP YANG INDAH DAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA
Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi persimpangan antara keindahan,
keberlanjutan, dan inklusi sosial dalam desain lanskap, memperluas perspektif tentang
Inisiatif Bauhaus Eropa Baru. Melalui wawancara kualitatif dengan para ahli dari
akademisi, praktik, asosiasi profesional, dan lembaga pemerintah, penelitian ini meneliti
bagaimana ketiga prinsip ini terintegrasi dalam desain lanskap dan tantangan dalam
menyeimbangkannya. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun
keberlanjutan sering kali berfungsi sebagai fondasi, keindahan dan inklusi sama
pentingnya untuk menciptakan lanskap yang beresonansi dengan pengguna dan
bertahan dalam ujian waktu. Responden menekankan pentingnya desain yang peka
terhadap konteks, di mana prioritas elemen-elemen ini bervariasi tergantung pada
kebutuhan khusus lingkungan, komunitas, dan kerangka peraturan. Pada akhirnya,
penelitian ini menggarisbawahi perlunya pendekatan holistik yang menyelaraskan
faktor-faktor ini untuk menciptakan ruang yang bertanggung jawab terhadap
lingkungan, menyenangkan secara estetika, dan inklusif secara sosial.
