• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Alih Fungsi Bangunan Terbengkalai Menjadi Cafe untuk Meningkatkan Perekonomian dengan Pendekatan Adaptive Reuse

    Thumbnail
    View/Open
    80.ALIH FUNGSI BANGUNAN TERBENGKALAI MENJADI CAFE UNTUK.pdf (4.090Mb)
    Date
    2024-07-01
    Author
    Jelvi, Ulfah Dwity
    Widyoputro, Muhammad Kholif Lir
    Efendi, Muhammad Imron
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Batusangkar merupakan sebuah ibu kota yang terdapat di Kabupaten Tanah Datar dan merupakan daerah pusat pemerintahan, perekonomian, dan pendidikan. Di kawasan Batusangkar ini terdapat beberapa bangunan terengkalai salah satunya bangunan lama dari sekolah TK Bhayangkari yang terletak di Jl. Soetoyo, Baringin, Kec. Lima Kaum. Bangunan ini memiliki potensi yang besar untu bisa digunakan kembali karena terletak di pusat kota Batusangkar sebagai pusat perekonomian. Alih fungsi bangunan lama sekolah ini menjadi sebuah kafe bisa memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian yaitu meningkatkan perekonomian daerah. Pada perancangan ini akan mengggunakan konsep adaptive reuse bangunan lama menjadi sebuah kafe dengan mempertahankan beberapa elemen di bangunan sehingga bisa mengurangi biaya pembangunan. Penggunaan konsep ini doharapkan bisa menarik perhatian masyarakat untuk mengunjungi bangunan ini dan menikmati fasilitas yang tela disediakan. Tujuan dari perancangan ini yaitu meningkatkan perekonomian Masyarakat melalui bangunan terbengkalai dengan meminimalisir biaya pembangunan. Adapun yang dipertahankan dalam perancangan ini yaitu struktur bangunan dan dinding kemudian yang harus diperbaiki yaitu strutur atap dan atap karena sudah hancur. Selai itu, melakukan penambahan fasilitas lainnya seperti, area parkir, toilet, area bermain anak, tenant food courth, dan seating area. Jadi, perancangan ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi bangunan terbengkalai dan dialih fungsikan menjadi sebuah kafe dengan meminimalisir biaya sebagai upaya meningkatkan perekonomian Masyarakat.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/54599
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13 [82]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV