• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    REVITALISASI KAWASAN WISATA KOLAM RENANG DESA JATISOBO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT

    Thumbnail
    View/Open
    79.REVITALISASI KAWASAN WISATA KOLAM RENANG DESA.pdf (4.062Mb)
    Date
    2024-07-01
    Author
    Nusantara, Bakti
    Widyoputro, Muhammad Kholif Lir
    Efendi, Muhammad Imron
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Desa jatisobo merupakan salah satu desa maju di Sukoharjo, sehingga pada tahun 2020 pemerintah Desa Jatisobo membangun objek wisata baru berupa kolam renang yang diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Namun semuanya berjalan tidak sesuai harapan, proses pembangunan yang baru berjalan 70% terpaksa berhenti dikarenakan kendala biaya. Pemerintah Desa Jatisobo tetap mengoperasikan kolam renang tersebut walaupun dengan kondisi seadanya dikarena tingginya antusias dari masyarakat terutama anak-anak, namun sesuai dugaan hal tersebut hanya bertahan beberapa bulan saja. Jumlah pengunjung yang terus mengalami penurunan yang pada akhirnya resmi ditutup pada awal tahun 2021, sehingga dari hal ini kolam renang Desa Jatisobo memiliki potensi untuk dilakukan revitalisasi. Maka dari itu, perancangan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kawasan kolam renang Desa Jatisobo, dengan pengaplikasian pendekatan arsitektur biofilik untuk meningkatkan kualitas dan fasilitas pendukung dari kawasan tersebut, sehingga terciptanya pengalaman yang lebih baik bagi pengguna. Perancangan ini menggunakan metode kuantitatif, diawali dengan identifikasi permasalahan, menemukan solusi, hingga dikembangkan menjadi sebuah konsep rancangan. Pendekatan arsitektur biofilik dengan tetap mempertahankan fasilitas yang telah terbangun dipilih, bertujuan agar tidak terjadi kesenjangan dengan bangunan lain di sekitarnya dan agar dapat menyatu dengan lingkungan pedesaan.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/54598
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13 [82]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV