PROSES DAN DAMPAK PLACEMAKING PADA PASAR SORE LANGENASTRAN DI YOGYAKARTA: STUDI KUALITATIF DAN KUANTITATIF
Date
2024-07-01Author
Amankila, Caesar Rafi Athaaric
Handoyotomo, Handoyotomo
Hendarto, Praya Nadia
Metadata
Show full item recordAbstract
Pasar adalah tempat komoditas dan jasa dibeli dan dijual. Selain itu, terjadi
dinamika sosial antara penjual dan pembeli di pasar. Dan barang, penjual, pembeli, dan
harga barang semuanya termasuk dalam transaksi yang disepakati. Dari berbagai jenis
pasar, Pasar Sore merupakan pasar yang biasanya hanya buka mulai dari sore hari
sampai malam hari dan kebanyakan menawarkan berbagai macam kuliner makanan.
Pada Kota Yogyakarta terdapat Pasar Sore yang terletak pada Alun Alun Kidul. Pada
sebelah timur yang bernama Pasar Sore Langenastran, pasar ini biasanya menjadi tujuan
masyarakat untuk mencari berbagai macam kuliner yang kemudian dinikmati sembari
bersantai ditengah Alun Alun Kidul. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui proses
placemaking yang terjadi pada pada Pasar Langenastran dan dampaknya kepada
pedagang. Penelitian dilakukan menggunakan metode Kualitatif dan Kualitatif dengan
cara observasi langsung mengamati Physical Traces yang ditinggalkan, serta wawancara
kepada pedagang Pasar yang terkait langsung pada “ Pasar Sore Langenastran”.
Hasilnya dapat ditemukan proses placemaking yang terjadi merupakan creative
placemaking karena terbentuk melalui inisiatif pengurus Langenastran untuk
menyediakan area berdagang bagi pedagang yang terdampak pengaruh covid-19 dan
sampai sekarang masih tetap menjadi tujuan kuliner di Alun Alun Kidul, sehingga dapat
dikatakan proses placemaking berhasil dilaksanakan.
