• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    PENGARUH PENCAHAYAAN BUATAN TERHADAP PLACEMAKING PKL DI TROTOAR SMAN 3 YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    62.PENGARUH PENCAHAYAAN BUATAN TERHADAP PLACEMAKING.pdf (3.613Mb)
    Date
    2024-07-01
    Author
    Dewi, Alya Nur Haya
    Handoyotomo, Handoyotomo
    Hendarto, Praya Nadia
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Seiring berjalannya waktu, kota kota di Indonesia diharapkan menjadi kota yang progresif, yang idealnya memprioritaskan pejalan kaki dan menciptakan ruang yang inklusif bagi semua kelompok sosial-ekonomi. Penelitian ini membahas bagaimana pencahayaan dapat menjadi sebab adanya atau terjadinya placemaking. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana suatu proses placemaking dapat berpengaruh dalam suatu kehidupan manusia untuk dapat mencapai tujuan berkelanjutan khususnya pada Ruang Ekonomi Masyarakat, bagaimana proses placemaking itu terjadi, dan dampak proses placemaking pada trotoar depan SMAN 3 Yogyakarta dapat menciptakan PKL. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Pada metode kualitatif dilakukan pengumpulan data dengan melakukan observasi data yang dilakukan dengan mengumpulkan jejak fisik (physical observe). Data yang akan disajikan berupa data foto dokumentasi jejak fisik (physical observe) kejadian. Pada penelitian ini didapatkan dampak positif nya antara lain rasa aman pada pengendara ataupun pejalan kaki, suasana hangat, dan destinasi wisata kuliner yang tidak membosankan, kemudian memberikan keuntungan dari segi ekonomi seperti memberi peluang pekerjaan bagi para pengamen, juga kegiatan wisata kuliner. namun dampak negatifnya menjadikan trotoar kotor di sepanjang trotoar khususnya pada bagian dapur PKL, juga menarik para pengemis datang. Pencahayaan memberikan dampak terjadinya placemaking dan dampak adanya placemaking.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/54572
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13 [82]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV