• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Environmental Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Environmental Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Identifikasi Kelimpahan Mikroplastik dalam TSP (Total Suspended Particulate) dan Pm10 (Particulate Matter) di Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    22927010.pdf (4.140Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ardiyanta, Iwan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Fragmen dari plastik yang terdegradasi sering disebut dengan mikroplastik, yang memiliki ukuran partikel kurang dari 5 mm. Mikroplastik banyak ditemukan pada media yang cukup beragam, mulai dari tanah hingga sistem perairan (misalnya, lautan, sungai, garis pantai, dan rawa) dan juga pada saluran pencernaan vertebrata dan invertebrata. Kebanyakan penelitian hingga saat ini masih banyak berfokus pada lingkungan perairan/lautan. Namun, perhatian kepada kondisi dan lingkungan lain semakin diperhatikan dari waktu ke waktu. Udara merupakan jalur yang penting dilalui material tersuspensi untuk berpindah secara regional atau global. Mikroplastik di udara dapat terhirup dan tertelan oleh manusia oleh karena itu pentingnya dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi jumlah, warna dan karakteristik mikroplastik pada udara ambien di kawasan Yogyakarta. Dalam penelitian ini sepuluh lokasi di Yogyakarta dipilih untuk dijadikan sampel dengan variasi jarak dan kemungkinan sumber mikroplastik di kawasan yang berbeda. Metode penentuan pengambilan contoh uji menggunakan SNI 19-7119.6-2005 sedangkan sampel udara diperoleh dengan menangkap partikel udara TSP dengan alat HVAS metode SNI 7119-3 : 2017 dan PM10 dengan metode SNI 7119.15 : 2016, kemudian untuk menganalisis jumlah, bentuk, ukuran dan warna mikroplastik menggunakan metode pengamatan visual dengan menggunakan Mikroskop digital dan SEM (scanning Electron Microscope) serta FTIR untuk melihat karakteristik dari mikroplastik. Keragaman bentuk Mikroplastik diidentifikasi termasuk serat dan fragmen. Dari semua lokasi sampel mikroplastik yang didapatkan dalam TSP dan PM10 berdasarkan jenis teridentifikasi menjadi 3 jenis yaitu fragmen, fiber dan film sedangkan pellet tidak ditemukan disemua lokasi, identifikasi mikroplastik berdasarkan warna diperoleh 9 warna yaitu hitam, transparan, coklat, merah, hijau, ungu, biru, orange, kuning. jenis mikroplastik pada polutan TSP paling tinggi adalah jenis fragmen (444 partikel) dengan lokasi pada aktivitas transportasi yaitu terminal Jombor dan untuk PM10 jenis mikroplastik paling banyak adalah Film (319 partikel) dengan lokasi di terminal Giwangan. Prosentase kelimpahan berdasarkan tipe mikroplastik pada parameter TSP paling tinggi adalah fragmen (41%)>film (34%)>fiber(25%) untuk semua lokasi sampling, sedangkan jenis paling dominan untuk parameter PM10 adalah jenis film (41%)>fragmen (37%)> fiber (22%). Hasil prosentase jenis mikroplastik tersebut fragmen dan film mendominasi di kawasan wilayah studi Yogyakarta. Rentang kisaran kelimpahan mikroplastik di semua lokasi adalah TSP (92,74 – 560,8 partikel/m3), sedangkan PM10 berkisar antara (111,77 – 460 partikel/m3). Hasil FTIR mendapatkan berbagai jenis polymer PE (Polyethylene), HDPE (High Density Polyethlene), PET (Polyethylene Terephthalate), PVC (Polyvinyl Chloride) dan PP (Polypropilene) dalam bentuk fragmen yang paling dominan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54541
    Collections
    • Master of Environmental Engineering [11]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV