Penerapan Lean Green Manufacturing Batik untuk mereduksi Waste Pada Proses Batik Tulis (Studi Kasus : Batik Sukamaju)
Abstract
IKM Batik Sukamaju merupakan suatu usaha batik tulis yang bergerak pada bidang tekstil.
IKM Batik Sukamaju memproduksi kain batik dengan berbagai variasi motif yang dibuat sesuai
dengan pelanggan. Dalam pembuatan batik tulis di IKM Batik Sukamaju, masih terdapat waste
(pemborosan) pada proses produksi batik tulis, terutama pada aktivitas pengambilan dan
pengembalian alat dan bahan serta penggunaan naptol dan garam yang berlebihan. Hal tersebut
dapat berdampak pada produktivitas kinerja pekerja dan dapat berdampak negatif pada
lingkungan maupun manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab
terjadinya waste dan environmental waste pada aktivitas batik tulis di IKM Batik Sukamaju
serta dapat mereduksi waste dan environmental waste dengan konsep lean green
manufacturing. Process Activity Mapping dilakukan untuk mengidentifikasi waste, jenis waste
yang paling dominan yaitu waste transportation, kemudian mengidentifikasi environmental
waste menggunakan borda, diketahui bahwa environmental waste teridentifikasi yaitu waste
garbage, setelah mengidentifikasi waste dan environmental waste, peneliti melakukukan
Current State Environmental Value Stream Mapping untuk menggambarkan alur produksi batik
tulis dari awal hingga akhir. Perbaikan yang diusulkan, terdapat dua usulan yang diberikan yaitu
pembuatan desain box untuk mempermudah pekerja dalam melakukan aktivitas pengambilan
dan pengembalian alat dan bahan serta pembuatan standard operational procedure untuk
pekerja dengan tujuan mengetahui terkait bahaya penggunaan naptol dan garam yang
berlebihan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu dapat mengurangi cycle time dari
812454 detik (225 jam) menjadi 809398 detik (224 jam) dan untuk penggunaan bahan batik
yaitu, pada penggunaan naptol sebelumnya sebesar 16 g menjadi 9 g, penggunaan garam
sebelumnya sebesar 37 g menjadi 27 g, penggunaan kaustik soda sebelumnya sebesar 6 g
menjadi 4 g.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
