Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Status Graviditas pada Ibu Hamil di Puskesmas Gamping 1
Abstract
Latar belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) adalah kematian yang berlangsung
saat hamil sampai 42 hari setelah melahirkan yang diakibatkan oleh berbagai
sebab. Kehamilan atau graviditas merupakan masa yang dimulai dengan konsepsi
dan diakhiri dengan permulaan persalinan. Graviditas memiliki beberapa jenis
yaitu primigravida, secondgravida, multigravida, dan grandemultigravida.
Pencegahan kematian pada ibu hamil dapat dilakukan dengan peningkatan
pengetahuan tanda bahaya kehamilan. Tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil
perdarahan, kurangnya gerak janin, anemia, dan sebagainya
Tujuan : Apakah hubungan antara tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya
kehamilan dengan status graviditas pada Ibu hamil di Puskesmas Gamping 1?
Metode : Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross
sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 responden ibu hamil. Data sampel
diambil dari ibu hamil yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Gamping 1.
Data penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistik Chi-square
dan multiple regresi logistik.
Hasil : Pada analisis bivariat, tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara
statistik, akan tetapi pada analisis multivariat dengan beberapa pertimbangan dari
variabel lain, varialbel yang berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan yaitu
variabel pendidikan ( p value 0,023 dan OR 2,273) dan variabel pekerjaan ( p
value 0,025 dan OR 3,437) .
Simpulan : Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang
tanda bahaya kehamilan dengan status pendidikan dan status pekerjaan ibu hamil
di Puskesmas Gamping 1.
Collections
- Medical Education [2954]
