Show simple item record

dc.contributor.authorTsaqiila, Intan
dc.date.accessioned2025-01-21T01:33:01Z
dc.date.available2025-01-21T01:33:01Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54536
dc.description.abstractLatar Belakang : Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang banyak konflik disertai berbagai perubahan-perubahan yang dialami. Beberapa remaja tidak mampu mengatasi konflik yang terjadi dan berakhir pada distres yang menimbulkan terjadinya emosi negatif yang tidak terkendali dengan baik sehingga terdapat kecenderungan pada tindakan menyakiti diri remaja tersebut. Self-harm adalah jenis tindakan menyakiti diri sendiri dengan sengaja untuk mengatasi emosi yang dialami dan merupakan mekanisme coping maladaptif melalui penggunaan rasa sakit fisik untuk mengatasi tekanan emosional. Karena tingginya prevalensi self-harm pada remaja di Indonesia, peneliti tertarik untuk menyusun scoping review mengenai faktor penyebab self-harm pada remaja di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya self- harm pada remaja di Indonesia. Metode : Sumber informasi yang digunakan didapatkan database internasional yaitu Pubmed, ScienceDirect, dan Scopus dan database nasional yaitu Sinta dan Garuda. Artikel temuan kemudian diseleksi dengan alur PRISMA-ScR. Hasil : Berdasarkan hasil analisis 12 artikel terdapat faktor-faktor penyebab self-harm yang berbeda-beda. Masing-masing faktor penyebab tersebut saling berkaitan satu sama lain. Terdapat 1 artikel yang menyatakan tidak didapatkan hubungan dari salah satu penyebab dengan kejadian self-harm. Faktor-faktor tersebut dikelompokkan mejadi 3, yaitu faktor keluarga, faktor individu, dan faktor sosial. Faktor keluarga terdiri dari faktor secara langsung dan faktor tidak langsung. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa faktor keluarga cukup dominan menyebabkan kejadian self-harm pada remaja. Namun,dari faktor-faktor tersebut, tidak hanya 1 faktor saja yang dapat menjadi tolak ukur sebagai penyebab terjadinya self-harm pada remaja, melainkan faktor satu dengan lain yang saling mendukung. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui terdapat multifaktor penyebab terjadinya self-harm pada remaja di Indonesia. Kesimpulan : Scoping review ini menunjukkan bahwa mayoritas hasil penelitian membuktikan banyaknya faktor-faktor penyebab self-harm pada remaja di Indonesia sehingga menjawab rumusan masalah yaitu apa saja penyebab self-harm pada remaja di Indonesia. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor keluarga, faktor individu, dan faktor sosial.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMelukai Diri Sendirien_US
dc.subjectMenyakiti Diri Sendirien_US
dc.subjectRemajaen_US
dc.subjectAnak Mudaen_US
dc.titleAnalisis Faktor Penyebab Self-harm pada Remaja di Indonesia : A Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711114


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record