Show simple item record

dc.contributor.authorSuparlan, Naila Salim
dc.date.accessioned2025-01-20T07:09:43Z
dc.date.available2025-01-20T07:09:43Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54524
dc.description.abstractLatar Belakang: Salah satu masalah kesehatan yang seringkali muncul pada penduduk lansia adalah penurunan fungsi kognitif. Dampak akibat gangguan kognitif pada lansia sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka, seperti pekerjaan, aktivitas sosial, serta hubungan dengan orang lain. Sehingga, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik faktor resiko gangguan fungsi kognitif pada pasien lansia di Posyandu Padukuhan Denggung, Desa Tridadi, Kabupaten Sleman, sebagai bentuk pencegahan dampak yang akan terjadi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional, dimana 62 subyek penelitian melakukan pengisian kuisioner MMSE dan pengambilan data berupa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tekanan darah, kolesterol darah, dan kadar gula darah. Hasil: Sebanyak 31 lansia mengalami penurunan fungsi kognitif, dan didapat bahwa usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tekanan darah, kolesterol darah, serta kadar gula darah memiliki hasil tidak signifikan terhadap penurunan fungsi kognitif (p>0.05) Kesimpulan: Sebanyak separuh lansia dari subyek penelitian mengalami penurunan fungsi kognitif, dengan komponen kognitif yang paling banyak mengalami penurunan adalah orientasi, serta tidak ada hasil yang signifikan antara faktor risiko yang diteliti dengan penurunan fungsi kognitif.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLansiaen_US
dc.subjectPenuaanen_US
dc.subjectKognitifen_US
dc.subjectDemensiaen_US
dc.subjectMMSEen_US
dc.titleKarakteristik Faktor Risiko Gangguan Fungsi Kognitif Pada Pasien Lansia Di Posyandu Padukuhan Denggung, Desa Tridadi, Kabupaten Slemanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711192


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record