• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Kajian Karakteristik Epidemiologi Karsinoma Nasofaring di Asia

    Thumbnail
    View/Open
    19711159.pdf (977.3Kb)
    Date
    2023
    Author
    Alif, Dunia Ahmada Nur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Karsinoma Nasofaring (KNF) merupakan keganasan pada epitel mukosa nasofaring yang menyebabkan banyak kasus kematian di seluruh dunia, di Indonesia sendiri karsinoma nasofaring menempati urutan 4 tertinggi kanker yang menyebabkan kematian. Kasus karsinoma nasofaring sendiri banyak terjadi di wilayah asia khususnya di China, Singapura dan negara lain, maka timbul pertanyaan mengapa persebaran karsinoma nasofaring sendiri banyak terjadi di asia. Faktor risiko terjadinya nasofaring sendiri terdiri dari berbagai macam salah satu diantaranya adalah faktor lingkungan dan genetik, maka perlu dilakukan sebuah penelitian untuk mengetahui hubungan kondisi epidemiologis terkait terjadinya karsinoma nasofaring di Asia. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan kondisi epidemiologis di Asia terhadap terjadinya Karsinoma Nasofaring. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan pengumpulan data yang dilakukan dengan metode penelitian pustaka menggunakan literatur yang dapat dijumpai pada, Pubmed, dan Science Direct. Hasil: Dari 5 artikel yang dibaca dan dilakukan sintesis oleh penulis, ditemukan beberapa poin-poin terkait faktor risiko Karsinoma Nasofaring yang berikatan dengan karakteristik epidemiologi. Faktor-faktor tersebut adalah faktor lingkungan dan paparan zat beracun, genetik, diet, dan juga infeksi virus tertentu, faktor-faktor tersebut memiliki hubungan dengan karakteristik epidemiologis yang mampu menyebabkan perbedaan persebaran kasus Karsinoma Nasofaring. Kesimpulan: Beberapa faktor risiko terkait kejadian Karsinoma Nasofaring berkesinambungan dengan karakteristik epidemiologis, seperti paparan virus ternteu, paparan gas beracun dan faktor lingkungan, dan faktor diet sehingga memungkinkan untuk menyebabkan perbedaan persebaran epidemiologis Karsinoma Nasofaring.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54504
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV