| dc.description.abstract | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Stasiun Tasikmalaya merupakan Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) didirikan pada tanggal 20 Mei 1967 yang bertugas untuk menyediakan,
mengatur, dan mengurus jasa angkutan kereta api Indonesia. Dengan meningkatnya
penggunaan transportasi kereta api maka pihak perusahaan diharuskan untuk menerapkan
strategi pelayanan sebaik mungkin. Penelitian dimulai dari mengidentifikasi beberapa
keluhan dari calon penumpang yang sudah menggunakan jasa transportasi ini. Penelitian
ini bertujuan untuk Mengetahui tingkat kualitas pelayanan PT. Kereta Api Indonesia
(Persero) Stasiun Tasikmalaya terhadap kepuasan calon penumpang. Penelitian ini
menggunakan metode Service Quality (SERVQUAL) sebagai alat ukur untuk mengetahui
perbedaan antara persepsi dan kenyataan kemudian metode Customer Satisfaction Index
(CSI) sebagai alat atau media untuk mengetahui nilai kepuasan pelanggan Stasiun
Tasikmalaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kepuasan pelanggan dengan
metode Customer Satisfaction Index (CSI) didapatkan dengan angka persentase 68,49%
dan secara tabel interpretasi menunjukan pada nilai interpretasi poor atau buruk. Hasil
rata-rata Service Quality keseluruhan persepsi dari pelanggan terhadap kualitas pelayanan
berada pada nilai rata-rata 3,446 kemudian untuk harapan dari pelanggan terhadap
kualitas pelayanan berada pada nilai rata-rata 4.294 sehingga rata-rata gap kinerja dan
kepentingan 25 atribut adalah -0,848 yang menunjukkan bahwa pelanggan tidak puas
terhadap kinerja yang diberikan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Stasiun
Tasikmalaya. Sehingga diperlukan perbaikan kualitas pelayanan berupa dalam hal
kebersihan, ketersediaan fasilitas, membenahi sistem online, kecepatan dalam melayani
pelanggan, kepedulian petugas dan memperbaiki sikap. Sedangkan hasil pengolahan data
menggunakan metode Importance Performance Analysis adalah terdapat 6 atribut yang
menjadi prioritas utama dalam perbaikan yaitu keseluruhan atribut yang masuk dalam
kuadran A, yaitu Kondisi lingkungan stasiun yang bersih dan nyaman (1), Penampilan
petugas stasiun kereta api yang rapi dan profesional (3), Ketersediaan dan kebersihan
fasilitas stasiun kereta api seperti mushola dan toilet (5), Kecepatan petugas dalam
melayani penumpang (15), Kepedulian petugas dalam memberikan informasi kepada
penumpang dengan Bahasa yang sopan dan mudah dimengerti (21) dan Setiap
penumpang mendapatkan pelayanan yang memuaskan (22). | en_US |