• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Hubungan Kehamilan Remaja di Bawah Usia Perkawinan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) di RSUD Praya Tahun 2020

    Thumbnail
    View/Open
    19711027.pdf (1.662Mb)
    Date
    2022
    Author
    Asya, Kahaya Ainin
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sekitar 3,22% remaja perempuan Indonesia melangsungkan perkawinan di bawah usia 15 tahun dan sekitar 27,35% perempuan menikah di usia 16-18 tahun pada tahun 2020. Perempuan yang menikah pada usia remaja meningkatkan resiko terjadinya berat badan lahir rendah (BBLR). Berat badan lahir rendah merupakan penyebab tertinggi kematian neonatus di Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki angka BBLR yang tinggi adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan rincian pada tahun 2020 terdapat 3.603 neonatus mengalami BBLR dengan jumlah kematian neonatus akibat BBLR mencapai 300 jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kehamilan remaja di bawah usia perkawinan dengan kejadian BBLR di RSUD Praya tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan suatu studi kuantitatif dengan metode case control yang menggunakan data sekunder dari RSUD Praya tahun 2020 dengan teknik random sampling sehingga didapatkan besar sampel sejumlah 154 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Variabel bebas pada penelitian ini adalah kehamilan remaja di bawah usia perkawinan dengan variabel terikatnya adalah berat badan lahir rendah (BBLR). Data akan dianalisis menggunakan Chi Square test. Hasil: Setelah dilakukan penelitian diperoleh hasiil bayi dengan berat badan lahir rendah yang lahir dari kehamilan remaja sebanyak 77,8% sedangkan bayi dengan berat badan lahir rendah yang dilahirkan oleh ibu dengan kehamilan tidak pada usia remaja sebanyak 44,1%%. Hasil uji Chi Square pada kejadian kehamilan remaja di bawah usia perkawinan dengan kejadian BBLR menunjukan nilai p= 0,003 dengan nilai Odds Ratio sebesar 4,438. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kehamilan remaja di bawah usia perkawinan dengan kejadian berat badan lahir rendah di RSUD Praya tahun 2020.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54497
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV