• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    EVALUASI KINERJA PENCAHAYAAN ALAMI PADA BANGUNAN INDEKOS TERHADAP KENYAMANAN VISUAL

    Thumbnail
    View/Open
    21.EVALUASI KINERJA PENCAHAYAAN ALAMI PADA BANGUNAN.pdf (2.518Mb)
    Date
    2024-07-01
    Author
    Nisa, Ijatun
    Setiawan, Agus
    Suryanti, Nopita
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pencahayaan tidak dapat dipisahkan dalam mendesain sebuah bangunan, terutama pencahayaan alami yang berasal dari sinar matahari. Pencahayaan alami sangat penting dalam bangunan, dimana pencahayaan alami dapat menunjang pekerjaan konstruksi sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna ruangan. Salah satu cara yaitu mengoptimalkan penempatan bukaan dan ukuran bukaan untuk memaksimalkan pencahayaan alami dalam ruangan dan menciptakan kenyamanan visual yang optimal. Indekos merupakan jenis rumah sewa jangka pendek yang tersedia bagi sebagian orang, desain rumah sewa mengutamakan maksimalisasi lahan untuk menampung jumlah kamar yang banyak. Maka dari itu akan dilakukan pengujian terhadap indekos untuk mengetahui bagaimana kondisi pencahayaan pada bangunan eksistingnya dan apakah sudah memenuhi standar serta bagaimana rekomendasi desain yang baik untuk pencahayaan yang dapat memenuhi kenyamanan visual. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan software DIAlux, hasil pengujian menunjukan bahwa kinerja pencahayaan alami pada ruangan tergolong rendah dan belum memenuhi standar (300 lux), hal tersebut dikarenakan bukaan pada setiap kamar memiliki ukuran yang kecil dan pencahayaan alami hanya didapat dari koridor yang pencahayaannya berasal dari skylight. Sehingga diperlukannya rekomendasi desain bukaan untuk dapat mengoptimalkan pencahayaan alami pada kamar tidur adalah dengan memperluas bukaan baik jendela maupun skylight, dan menambahkan bukaan yang langsung menghadap ke arah luar bangunan. Penerapan desain ini akan membantu mengoptimalkan pencahayaan alami pada ruangan dan dapat memenuhi kenyamanan visualnya.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/54490
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13 [82]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV