• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Lecturers And Researchers
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Department of Architecture
    • SAKAPARI (Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia)
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    RESILIENSI KONSEP ISLAM PADA KAMPUNG KAUMAN YOGYAKARTA

    Thumbnail
    View/Open
    17.RESILIENSI KONSEP ISLAM PADA KAMPUNG KAUMAN.pdf (2.538Mb)
    Date
    2024-07-01
    Author
    Muflih, Muhammad Dzaky
    Iftironi, Muhammad
    Lathifah, Hilmia Nur
    Waraprada, Shaddam Nabil
    Thoriq, Muhammad Azhar
    Fauziah, Isyrin Yus
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kampung Kauman Yogyakarta memiliki peran yang penting dalam melestarikan konsep Islam melalui aspek budaya dan arsitektur. Kauman adalah salah satu kawasan bersejarah di Yogyakarta yang telah lama menjadi pusat pengembangan budaya dan agama Islam di wilayah tersebut. Kampung Kauman Yogyakarta telah menjadi simbol keberlangsungan konsep Islam dalam aspek budaya, arsitektur, dan kehidupan masyarakatnya. Namun, dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman, pertanyaan tentang bagaimana keberlangsungan dan relevansi konsep Islam dalam struktur arsitektur dan kehidupan komunitasnya menjadi hal yang krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi resiliensi konsep Islam dalam arsitektur Kampung Kauman Yogyakarta dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan dari hasil yang telah dibuat pada saat survei kawasan kampung kauman dan membandingkannya dengan beberapa tahun lalu, memperoleh data dari 50 bangunan di RT 46 dengan perubahan hanya terjadi pada 14% bangunan saja. Sedangkan, perubahan pada kawasan Masjid Kauman terjadi dengan adanya perubahan fungsi, arsitektur, dan penambahan area seluas 573 m2 untuk keperluan masjid.. Hasil penelitian ini memberikan gambaran tentang tingkat resiliensi konsep Islam dalam arsitektur Kampung Kauman Yogyakarta. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi pentingnya upaya pelestarian nilai-nilai keagamaan dalam pengembangan kawasan, serta menyoroti perlunya strategi pemeliharaan yang lebih efektif untuk mempertahankan warisan arsitektur yang memiliki nilai keagamaan dan budaya yang tinggi.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/54486
    Collections
    • SAKAPARI 2024 #SERIES 13 [82]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV