Show simple item record

dc.contributor.authorDarmawan, Aldo Putra
dc.contributor.authorHendri, David
dc.date.accessioned2025-01-18T12:39:24Z
dc.date.available2025-01-18T12:39:24Z
dc.date.issued2024-07-01
dc.identifier.issn2964-8483
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/54476
dc.description.abstractPencahayaan di dalam bangunan menjadi elemen yang sangat penting untuk kenyamanan penghuninya. Faktor ini sangat berhubungan dengan kemampuan visual individu dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Namun, pencahayaan dalam bangunan dapat menjadi masalah jika tidak ada perlindungan yang memadai dari cahaya berlebihan, terutama cahaya matahari yang dapat menyebabkan silau pada objek tertentu di dalam ruangan. Penelitian ini didasarkan pada konsep teknologi bangunan yang berkelanjutan, bertujuan untuk menciptakan lingkungan rumah yang lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan desain perlindungan ruangan, yakni partisi di teras bawah dan Secondary skin di ruang kerja dan gym lantai atas, guna mengurangi gangguan cahaya matahari. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan studi pustaka, survei kondisi eksisting rumah, serta simulasi pencahayaan menggunakan Velux Daylight Visualize. Intensitas cahaya yang masuk ke dalam ruangan terlampau terang sehingga berdasarkan standar variable menunjukan tidak nyaman pada ruangan, untuk menanggulangi masalah tersebut, diperlukan penggunaan Secondary skin di depan ruang kerja gym dan partisi di ruang tamu. Hasil dari penelitian ini mencakup desain Secondary skin untuk ruang kerja dan gym di lantai atas rumah dan partisi untuk ruang tamu, beserta hasil simulasi pencahayaannya yang berhasil mereduksi cahaya masuk kedalam ruangan menjadi nyaman sesuai dari acuan standar SNI.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSAKAPARI 13 - 2024;Vol 7, Nomor 1, Juli 2024
dc.subjectPencahayaanen_US
dc.subjectRuangen_US
dc.subjectSengonen_US
dc.subjectSecondary Skinen_US
dc.titlePENGGUNAAN KAYU SENGON SEBAGAI SECONDARY SKIN TERHADAP INTENSITAS PENCAHAYAANen_US
dc.title.alternativeStudi Kasus: Rumah Tinggalen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record