EVALUASI KETAHANAN ARSITEKTUR DINDING POLPOLAN YANG DI IMPLEMENTASIKAN PADA HUNIAN DENGAN IKLIM TROPIS DI INDONESIA
Date
2024-07-01Author
Aminuddin, Muhammad
Suprahman, Faiz Hamdi
Puspitasari, Pratiwi Dyah
Metadata
Show full item recordAbstract
arsitektur tanah merupakan sebuah karya arsitektur berupa bangunan yang
material utama pada konstruksinya menggunakan tanah yang tidak melalui proses
pembakaran. Penggunaan tanah di sini meliputi beberapa bagian. Yaitu, dinding, lantai,
struktur atap, pelapis atap, hingga furnitur di dalam bangunan tersebut. Di Indonesia
penggunaan tanah sebagai material utama dalam sebuah arsitektur belum banyak
dijumpai, hal tersebut dikarenakan indonesia merupakan negara dengan iklim tropis,
dimana curah hujan di indonesia termasuk tinggi. Hal tersebut cukup sulit untuk
menerapkan earthen sebagai material utama dalam konstruksi bangunan di indonesia
sebagai material berkelanjutan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana
ketahanan material tanah dinding polpolan terhadap penggunaannya pada konstruksi
dalam sebuah bangunan arsitektur dan juga implementasinya pada iklim tropis di
indonesia sebagai material yang sustainable, dan mengetahui komposisi yang tepat agar
memiliki daya tahan yang maksimal. Penelitian ini dilakukan menggunakan Metode
Penelitian Deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data sekunder yang akan diperoleh
melalui riset secara langsung. Pengumpulan data juga dilakukan melalui studi literatur
terkait yang sudah ditulis atau didokumentasikan. Hasil dari penelitan ini berupa data
visual perubahan yang terjadi pada dinding polpolan terhadap iklim yang di uji dalam
rentan waktu 14 Hari dan dikaji sesuai dengan teori terkait.
