| dc.description.abstract | Latar Belakang: Medication error merupakan masalah utama yang banyak terjadi pada saat perawatan. Untuk mengevaluasi dan menghindari peresepan yang tidak tepat, beberapa metodologi telah dikembangkan untuk membantu dokter dan profesional perawatan kesehatan dengan menggunakan metode STOPP-START. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi dan gambaran penggunaan obat yang banyak diberikan untuk pasien gangguan jiwa yang sudah lanjut usia berdasarkan kriteria STOPP-START Versi 2 di RSJ Grhasia Yogayakarta.
Metode Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data secara retrospektif dari data sekunder yang diperoleh dari rekam medik pasien psikogeriatri yang menjalani pengobatan di RSJ Grhasia Yogyakarta. Analisis data dilakukan dengan Miscrosoft Excel untuk menganalisis kesesuaian terapi.
Hasil Kejadian PIMs tertinggi di RSJ Grhasia Yogyakarta Periode Januari - Desember 2023 yaitu pada golongan Antikolinergik dengan Antipsikotik, pada rawat inap didapatkan hasil sebanyak 70 pasien (70%) dan rawat jalan sebanyak 50 pasien (50%).
Kesimpulan : Profil peresepan obat pasien rawat inap di RSJ Grhasia Yogyakarta periode Januari - Desember 2023 yang paling banyak pada obat Trihexyphenidyl 2 mg sebanyak 70 pasien (8,4%) sedangkan profil peresepan obat pasien rawat jalan yang paling banyak pada obat Clozapine 25 mg sebanyak 39 pasien (12,5%). | en_US |