Aktivitas Penghambatan Polimerisasi Hem Dari Ekstrak Rimpang Lempuyang Gajah (Zingiber Zerumbet)
Abstract
Latar belakang: Malaria merupakan salah satu penyakit yang penularannya hanya melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Namun sudah banyak terjadi resistensi obat antimalaria sehingga diperlukan riset mengenai penggunaan bahan alam. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk skrining antimalaria yaitu melalui uji penghambatan polimerisasi hem. Lempuyang Gajah (Zingiber zerumbet) merupakan salah satu tanaman yang memiliki berbagai senyawa yang diduga aktif sebagai antimalaria.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak rimpang lempuyang gajah terhadap penghambatan polimerisasi hem.
Metode: Proses ekstraksi rimpang lempuyang gajah dilakukan dengan metode sonikasi dengan menggunakan pelarut bertingkat yaitu n-heksan, etil asetat dan etanol 96%. Identifikasi golongan senyawa kemudian dilakukan dengan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan dilanjutkan pengujian penghambatan polimerisasi hem yang mengacu berdasarkan metode Basilico hingga diperoleh data nilai %penghambatan dan nilai IC so.
Hasil: Hasil identifikasi kandungan senyawa dan penghambatan polimerisasi hem menunjukkan bahwa ekstrak etanol lebih aktif dalam melakukan penghambatan polimerisasi hem dengan nilai IC50 sebesar 14,92 μg/mL dibandingkan dengan ekstrak n-heksan dan etil asetat sebesar 19,88 μg/mL dan 35,15 ug/mL. Kandungan senyawa yang teridentifikasi pada ekstrak etanol yaitu flavonoid. Kesimpulan: Ekstrak etanol dari rimpang lempuyang gajah memiliki aktivitas paling aktif dibandingkan dengan ekstrak yang lain dalam penghambatan polimerisasi hem dengan mengandung senyawa flavonoid dan fenolik.
Collections
- Pharmacy [1902]
